Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Dharmasraya · 27 Sep 2022 20:51 WIB ·

Bertekad Hapus Angka Stunting, Bupati Dharmasraya Tanda Tangani MOU


 Bertekad Hapus Angka Stunting, Bupati Dharmasraya Tanda Tangani MOU Perbesar

Dharmasraya | TopSumbar – Bupati sesuai dengan amanat dari peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang penurunan angka stunting, perlu komitmen pemerintah daerah serta unsur forkopimda juga stakeholder lainnya harus bergerak lebih cepat dalam hal penurunan angka stunting di Dharmasraya. Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, pada Selasa (27/09/2022), bertempat di GPU Sungai Dareh membuka secara langsung acara rembuk stunting Kabupaten Dharmasraya tahun 2022.

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto, dan anggota Forkopimda Dharmasraya lainnya. Kemudian Sekretaris Daerah H. Adlisman, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD se Dharmasraya. Dalam acara ini juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dharmasraya, Forum Kabupaten Dharmasraya Sehat, kemudian tim percepatan penurunan angka stunting kabupaten, kecamatan, hingga nagari.

Sutan Riska dalam sambutannya mengatakan, Dharmasraya bersama dengan 154 kabupaten/kota lainnya ditetapkan sebagai lokasi perluasan fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2022.

“Ini menjadi tanggung jawab yang besar kepada kita bersama, karena pada saat ini dari 16, 888 balita di Dharmasraya sebanyak 1, 404 anak dinyatakan stunting. Maka dalam tempo waktu singkat pemerintah akan tuntaskan permasalahan ini, menurutnya stunting tidak hanya tanggung jawab dinas kesehatan saja namun ada perangkat lain yang bahkan penyumbang 70 persen upaya penurunan stunting. Adapun yang berperan Dinas PUPR dalam memenuhi akses senitasi dan pemenuhan air minum yang layak, Dinas Pangan dan Perikanan dalam pemenuhan konsumsi ikan, Dinas Sosial P3APPKB dalam pendataan keluarga berisiko stunting, Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Dinas Perkimtan, DPMD, Dinas Pertanian, dan OPD lainnya,” kata Sutan Riska.

Berdasarkan survey status gizi Indonesia tahun 2021, angka prevalensi stunting Dharmasraya 19,5%. Angka ini berada dibawah angka rata-rata provinsi Sumbar yang mencapai 23, 2%.

“Namun demikian kita tetap harus melakukan upaya-upaya percepatan penurunan stunting agar kita dapat memenuhi target stunting nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN, yaitu sebesar 14% pada tahun 2024,”tutup Bupati Dharmasraya itu.

(Yanti)

Hits: 6

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polres Dharmasraya Kembali Amankan Penyalahgunaan Narkotika Di Sungai Rumbai

21 November 2022 - 16:40 WIB

MTQ XI Kabupaten Dharmasraya Resmi Ditutup, Kecamatan Pulau Punjung Juara Umum

19 November 2022 - 23:51 WIB

Orasi Ilmiah Dihadapan Wisudawan UIN Imam Bonjol, Sutan Riska : Bawa Spirit Perjuangan Tokoh Minangkabau Dalam Kehidupan

19 November 2022 - 18:53 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XI Tingkat Kabupaten Dharmasraya Berlangsung Meriah

17 November 2022 - 20:51 WIB

Bupati Sutan Riska, MTQ Nasional ke XI Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka

17 November 2022 - 18:50 WIB

Pengurus Besar PGRI Verifikasi usulan Sutan Riska Penghargaan Dwi Praja Nugraha

16 November 2022 - 18:47 WIB

Trending di Dharmasraya