Maju di Pilwana Sungai Kambut, Asrial Amri: Ada 35 Persen Insfrastruktur dan Program Nagari Belum Terealisasi

Asrial Amri mendaftarkan diri maju di Pilwana Sungai Kambut Kecamatan Pulau Punjung Dharmasraya Periode 2022 s.d 2028.

Dharmasraya | Topsumbar – Nama Asrial Amri kembali muncul menjadi bakal calon Wali Nagari Sungai Kambut Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat untuk periode 2022 sampai dengan 2028. Ini dibuktikan dengan Asrial Amri sudah melakukan pendaftaran dan diterima langsung oleh ketua panitia pemilihan nagari (PPN) Abdawarsah di Aula Kantor Wali setempat, Kamis (15/09/2022) lalu.

Abdawarsah selaku Ketua PPN yang didampingi oleh empat orang staf nya mengatakan kepada Topsumbar bahwa Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana kali ini memiliki beberapa tahapan.

“Pemilihan Wali Nagari di Sungai Kambut memiliki beberapa tahapan, untuk saat ini kita sudah sampai pada tahap pendaftaran dimana pendaftaran ini dimulai dari tanggal 13 sampai 19 September nanti,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya pihak panitia juga telah menyerahkan beberapa formulir kepada bakal calon yang datang. ada empat orang yang mengambil formulir bakal calon wali nagari yaitu saudara Asrial Amri, Jhon Hendri, Ardison, dan Nasrul Efendi, sambungnya.

“Sampai saat ini, proses tahapan pendaftaran dari empat orang yang mengambil formulir baru satu orang yang memasukan berkas pendaftaran yakni saudara Asrial Amri, sampai tanggal 19 nanti pukul 00.WIB pendaftaran bakal calon wali nagari kita tutup,” jelas Abdawarsah.

Setelah itu panitia akan mengecek satu persatu berkas persyaratannya untuk dilakukan penelitian data di tanggal 20 sampai 25 September, selanjutnya panitia pemilihan nagari melakukan sidang pleno untuk memastikan siapa saja yang lolos jadi bakal calon Wali Nagari Sungai Kambut.

Sementara untuk kriteria bakal calon Wali Nagari sudah diatur dalam Peraturan Bupati atau Perbup No 01 Tahun 2016 dimana bakal calon harus memenuhi peraturan yang sudah ditetapkan.

Alasan Asrial Amri Kembali Maju di Pilwana Sungai Kambut

Sementara itu Asrial Amri saat dimintai pendapatnya maju kembali menjadi bakal calon dua periode mengatakan alasanya, berangkat dari banyaknya permasalahan yang terjadi saat ini. Mulai dari pandemi, infrastruktur yang belum memadai, dan program lainnya yang belum sempat terealisasi saat menjabat sebagai Wali Nagari Sungai Kambut.

“Negara kita dilanda oleh pandemi sehingga lebih kurang tiga tahun pembangunan minim ditempat kita. Di Nagari Sungai Kambut yang terdiri dari 14 Jorong masih banyak insfratruktur yang belum memadai, Alhamdulillah selama periode saya menjabat jadi wali nagari sudah ada lebih kurang 65 persen yang sudah kita bangun dan masih ada 35 persen lagi insfratruktur yang belum memadai. Untuk itu, InsyaAllah ke depan nya akan kita realisasikan infrastruktur yang belum terlaksana itu,” cakap nya.

Menurutnya, selama ini untuk mencapai pembangunan tersebut nagari tidak hanya terfokus pada dana desa, sementara fakta nya, dana desa mengurangi penurunan setiap tahun. Sehingga upaya untuk menjalin hubungan kerjasama yang baik seperti yang selama ini kita jalin dengan pihak provinsi, anggota dewan baik itu dapil kita maupun dari provinsi Alhamdulillah mereka bersedia atau mau membangun Nagari Sungai Kambut melalui dana pokok pikiran.

Adapun program lanjutan yang dibeberkan Asrial Amri adalah sesuai dengan program nasional yakni penurunan angka stunting, dari data di nagari Sungai Kambut masih ada yang belum memiliki WC atau jamban sehat, jadi targetnya Sungai Kambut nol stunting dan tidak ada lagi warga yang tidak memiliki WC atau jamban sehat sesuai standar kesehatan.

Selain itu kenakalan remaja juga menjadi salah satu perhatian sekaligus terobosan Asrial Amri dengan program lanjutannya, yakni dengan upaya pembinaan dini melalui pondok Alquran, selain itu Nagari Sungai Kambut saat ini sudah memiliki 18 TPQ aktif. Diharapkan pondok Alquran dan sejumlah TPQ ini mampu menjadi media untuk mendidik anak-anak khususnya remaja-remaja Sungai Kambut.

“Mereka disana tidak hanya belajar Alquran tetapi mereka juga dididik untuk lebih aktif di bidang keagamaan. Kita juga memotivasi semangat belajar, anak-anak pondok Alquran dan TPQ di Sungai Kambut, dengan kita gelar acara lomba TPQ setiap tahunnya. Acara tersebut diharapkan dapat melatih dan mendidik anak-anak kita tampil, sehinggal mental mereka setelah remaja tidak menjadi mental pengecut,” tegasnya.

Mengingat Nagari Sungai Kambut bagian dari Kabupaten Dharmasraya tentu masalah adat istiadat ini perlu kita benahi kembali melalui grub Ambin Satitiek, mengajak seluruh Niniek mamak yang ada di Nagari Sungai Kambut, anak, cucu, kaponakan, untuk lebih mengenal atau mendalami adat istiadat kembali. Adapun program wirid satu kali seminggu oleh setiap persukuan yang ada di Sungai Kambut diharapkan dapat menjalin silaturahmi dengan anak, cucu, kemenakan suku masing-masing dengan harapan adanya fasilitas enam Masjid dan lebih kurang 18 Mushalla di nagari Sungai Kambut bisa ramai kembali, atau tidak hanya dimanfaatkan untuk salat saja namun kembali ramai untuk setiap kegiatan wirid masing-masing persukuan.

Disinggung mengenai peningkatan ekonomi masyarakat Nagari Sungai Kambut saat ini Asrial Amri menjelaskan akan memberdayakan dan memfasilitasi kelompok-kelompok tani khususnya ibu-ibu rumah tangga.

Melalui wadah kelompok tani ini dimana setiap jorong memiliki satu kelompok tani atau lebih. Kita akan memberdayakan mereka, memfasilitasi seperti bibit tanaman dan sebagainya. Sekaligus juga pelatihan-palatihan atau penyuluhan. Dimana kelompok tani ini bisa bersilaturahmi dan bekerja, selain pekerjaan yang merupakan rutinitas rumah tangga mereka sehari-hari, yang terpenting mereka bisa menghasilkan uang untuk menunjang ekonomi keluarga mereka melalui kelompok tani ini.

Dari data pembangunan infrastruktur di Nagari Sungai Kambut saat ini berbagai bantuan sudah terlaksana baik itu bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten terakhir dari pokok pikiran dewan.

Bantuan yang mengalir selama masa jabatan Asrial Amri dari pemerintah pusat yakni;
1. Bedah rumah 4 unit dari Nasdem
2. Bedah rumah 76 unit dari PAN
3. Bantuan WC 50 unit
4. Irigasi 2 titik di Jorong Muaro Momong
5. Buka jalan baru dari Jorong Kulim Basisiek sampai ke Perkebunan Sawit
6. Rigid beton di Jorong Kulim Basisiek
7. Aspal 2,2 kilometer Jorong Muaro Momong.

Adapun bantuan dari provinsi yakni;
1. Rigid beton di Jorong Kumani
2. Pelatihan menjahit
3. Bantuan ternak ayam pokir dewan
5. Bantuan bibit ikan pokir dewan

Bantuan di Kabupaten yakni melalui Pokir DPRD;
1. Rigid beton di Jorong Cibarau Panjang
2. Rigid beton di SDN 24 Sungai Kambuik
3. Rigid beton Jorong Koto Lamo
4. Rigid beton Jorong Pasir Putih
5. Gerbang Masjid Albarokah
6. Gerbang Sakinah

(Yanti)

Pos terkait