Karantina Anjing Liar, Langkah Penting dalam Pencegahan Rabies di Bukittinggi

TOPSUMBAR – Sesuai arahan Walikota Bukittinggi untuk menjaga ketentraman dan keselamatan masyarakat, Tim Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Bukittinggi telah melaksanakan penangkapan anjing liar di beberapa titik di Kota Bukittinggi.

Mereka menggunakan kandang perangkap portabel dan melakukan pembiusan dengan menggunakan tulup.

Pemasangan kandang perangkap portabel dilakukan oleh Tim DPP di beberapa lokasi berdasarkan pengaduan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hari ini, tim memasang perangkap tersebut di SD Surya Kids Kelurahan Puhun Tembok, pada Selasa 08 November 2023.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Hendry, menjelaskan bahwa kandang perangkap portabel merupakan inovasi dari Dinas Pertanian dan Pangan dalam upaya menanggulangi keberadaan anjing liar.

Proses penangkapan anjing liar dilakukan dengan memberikan umpan makanan sehingga anjing akan masuk ke dalam kandang secara mandiri. Ketika anjing menginjak papan yang berisi makanan, pintu secara otomatis akan tertutup,” kata Hendry.

Setelah anjing berhasil masuk ke dalam perangkap, mereka akan dievakuasi ke UPTD Puskeswan untuk menjalani karantina dan menunggu pemilik yang akan menjemput atau mengadopsi.

Hendry juga menghimbau kepada pemilik Hewan Penular Rabies (HPR), khususnya anjing, untuk mengikat dan tidak melepas hewan tersebut di lingkungan sekitar.

Mari kita bersama-sama menjaga Kota Bukittinggi dari anjing liar berpotensi sebagai Hewan Penular Rabies (HPR). Ayo bersama-sama cegah penyebaran rabies,” pungkasnya.

(JA)

Dapatkan update berita terbaru dari Topsumbar. Mari bergabung di Grup Telegram Topsumbar News Update, caranya klik link https://t.me/topsumbar kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Pos terkait