Azab Allah Atas Pelaku Tolong Menolong atau Dukung-Mendukung dalam Pelanggaran dan Dosa

PARA PENGKIANAT AKAN BERADA SATU BENDERA DAN ROMBONGAN SAMA-SAMA PENGKIANAT DI HARI KIAMAT

Dari Ibnu ‘Umar ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda:
لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُقَالُ هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانٍ
“Setiap pengkhianat memliki bendera pada hari Kiamat kelak. Lalu dikatakan kepadanya, “Inilah pengkhianat si Fulan.’” (HR. Bukhari dan Muslim).

MENOLONG DENGAN CARA BAIK ATAU BURUK ADALAH PILIHAN PERILAKU BAGI ORANG BERIMAN

Sebagaimana Alloh SWT berfirman:
“………Barangsiapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang baik, niscaya dia akan memperoleh bagian dari (pahalanya). Dan barangsiapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang buruk, niscaya dia akan memikul bagian dari (dosanya). Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS An-Nisa’: 85).

Bacaan Lainnya

Dan hadist Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan dari kesusahan-kesusahan dunia orang mukmin, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dari kesusahan-kesusahan hari kiamat. Barangsiapa yang memberi kemudahan orang yang kesulitan (utang), maka Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. …(HR. Muslim).

Dari uraian di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa perbuatan saling tolong menolong adalah perintah Alloh SWT dan suatu kabajikan, jika pertolongan tersebut dalam hal BERBUAT BAIK, tetapi jika saling tolong dalam berbuat keburukan, kesalahan dan DOSA, maka termasuk PERTOLONGAN TERLARANG, karena menolong keburukan sama dengan BERBUAT DOSA dan MENDAPATKAN DOSA SESUAI DOSA ORANG YANG DITOLONG DALAM KEBURUKAN TERSEBUT.

Menolong pelaku keburukan dan dosa sangat sering terjadi dalam kehidupan masyarakat, misalnya membela, melindungi dan menjadi pendeking orang yang bermuat dosa dan salah, karena pelaku kesalahan adalah mempunyai saudara, orangtua, teman, sahabat atau relasi orang berpangkat dan tinggi status sosialnya, sehingga dilindungi, maka melindungi pelaku keburukan dan dosa tersebut SAMA DENGAN BERBUAT DOSA.

NUUN WALQOLAMI WAMA YASTHURUN.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

(Sukabumi, Jumat, 11 Agustus 2023)

Penulis merupakan seorang pendakwah, dosen, penulis buku dan praktisi hukum

Pos terkait