Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Nasional · 21 Nov 2022 20:27 WIB ·

Kenapa Gempa Cianjur Bersifat Merusak, Ini Penjelasan BMKG


 Kenapa Gempa Cianjur Bersifat Merusak, Ini Penjelasan BMKG Perbesar

Nasional | Topsumbar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo termasuk kategori gempa dangkal.

Lantas kenapa gempa tersebut bersifat merusak?

Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, saat konferensi pers via Zoom, Senin (21/11/2022), menjelaskan beberapa wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, termasuk dalam kawasan seismik aktif. Menurutnya, fakta ini menjadikan wilayah-wilayah itu memang rawan dan sering terjadi gempa.

“Perlu kita ketahui bahwa wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, juga Bandung itu secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks, disebut aktif memang kawasan ini sering terjadi gempa,” kata Daryono dikutip Topsumbar.co.id dari laman detiknews.

Tak hanya rawan gempa, Daryono menyebut wilayah-wilayah tersebut juga cenderung sering terdampak gempa dangkal. Pasalnya, kata dia, ada beberapa sesar-sesar yang ditemukan di wilayah tersebut.

“Jadi kompleksitas tektonik ini memicu, berpotensi memicu terjadinya gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake, fakta tektonik semacam ini menjadikan kawasan tersebut menjadi kawasan rawan gempa secara permanen, dan dengan karakteristik gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake ini,” ucapnya.

Karena itulah, lanjut Daryono, gempa di Cianjur yang terjadi beberapa saat lalu bersifat merusak. Dia menyebut gempa dangkal dengan kekuatan magnitudo 4-5 bisa merusak secara signifikan.

“Karakteristik gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake ini, itu gempanya tidak harus berkekuatan besar untuk menimbulkan kerusakan, karena gempanya rata-rata dangkal ya, bisa kurang dari 10 kilometer, bisa kurang dari 15 kilometer, dan itu tidak butuh kekuatan besar misalnya di atas (magnitudo) 7, tapi kekuatan (magnitudo) 4, 5, 6 itu bisa timbulkan kerusakan yang signifikan,” jelasnya.

(AL/Red)

Hits: 16

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lisda Hendrajoni Resmikan Perhelatan Festival Seni Qasidah Nasional XXVIII di Palembang

29 November 2022 - 21:01 WIB

Kapolri Pastikan Proses Pencarian Kru Helikopter P-1103 Dilakukan Maksimal

28 November 2022 - 14:54 WIB

IMPP Jakarta dan Sekitarnya Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

26 November 2022 - 15:18 WIB

Polri Temukan 5 Jenazah Korban Longsor Cianjur, Dua Diantaranya Jenazah Ibu dan Anak Berpelukan

25 November 2022 - 17:01 WIB

Kerajaan Arab Saudi Sambut Baik Tawaran Kerjasama Pemprov Sumbar

22 November 2022 - 17:21 WIB

Polri Kerahkan Brimob dan Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

21 November 2022 - 21:57 WIB

Trending di Nasional