Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 13 Sep 2022 11:14 WIB ·

BBM NAIK, RATUSAN OJEK ONLINE UNJUK RASA DI KANTOR DPDR SUMBAR


 BBM NAIK, RATUSAN OJEK ONLINE UNJUK RASA DI KANTOR DPDR SUMBAR Perbesar

Sumbar | TopSumbar – Ratusan driver ojek online di Sumbar melaksanakan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sumbar, Selasa (13 September 2022). Aksi berikut dilaksanakan buntut dari kenaikan harga BBM oleh pemerintah.

 

Tidak hanya menampik kenaikan harga BBM, para pengunjuk rasa termasuk mengemukakan sejumlah tuntutan seperti, mencabut izin aplikator yang tidak patuhi regulasi, pemerataan tarif untuk semua aplikator, wujud payung hukum untuk driver online, wujudkan kesejahteraan sosial bagi driver online Indonesia dan juga menampik aplikasi baru yang beroperasi di Sumbar.

 

“Kami meminta kepada wakil rakyat di DPRD Sumbar untuk langsung menindak lanjuti tuntutan kami,” ujar tidak benar seorang pengunjuk rasa.

 

Ketua DPRD Sumbar, Supardi didampingi ketua komisi 3 Ali Tanjung dan Sekwan Raflis katakan, surat tuntutan sudah ditanda tangani dan bakal langsung ditindak lanjuti.

 

“Selain itu, didalam sementara dekat kami bakal menggelar rapat bersama dengan mitra perihal dan termasuk bakal mengakibatkan perwakilan dari teman-teman driver ojek online kegunaan mencari solusi atas masalah ini. Inshaallah minggu depan kami bakal gelar rapat,” tutur Supardi.

 

Terkait kenaikan harga BBM, Supardi menyampaikan, Pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang terlampau mensupport dan menolong para pengguna jasa keuangan di bidang transportasi termasuk termasuk ojek.

 

“Hanya saja salinan PMK berikut belum kami menerima dan mudah-mudahan didalam sementara dekat ini kami dapat merealisasikan sesuai bersama dengan PMK yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat supaya dapat menolong teman-teman driver ojek kita,” terang Supardi.

 

Selanjutnya Supardi menghimbau kepada aplikator nakal yang kerap merobah tarif supaya tetap patuh kepada keputusan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan.

 

“Kenyataan dilapangan kerap kami melihat tarif ojek online ini tetap berbeda-beda, ada yang murah dan ada yang mahal. Sehingga ini merupakan hal yang terlampau merugikan. Sementara Kementerian Perhubungan sudah pilih tarif perihal masalah itu,” ujar Supardi.

Hits: 3

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cuaca Sumbar 25-27 September, Ini Prakiraan BMKG Stasiun Minangkabau

25 September 2022 - 14:12 WIB

HUT Lantas Ke-67, Kapolda Sumbar: Jajaran Lalu Lintas adalah Miniatur Tugas Pokok Polri

23 September 2022 - 08:35 WIB

Pembagian BLT Ricuh, Lisda Hendrajoni: Pemerintah Harus Carikan Solusi, Jangan jadikan tontonan

22 September 2022 - 15:11 WIB

Polda Sumbar Salurkan 5000 Paket Bansos Kepada Komunitas Ojek, Angkot dan Betor

21 September 2022 - 12:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Amanah Menhub Soal Keselamatan Transportasi

19 September 2022 - 10:57 WIB

Gubernur Sumbar Jalan Kaki Tembus Hutan Sepanjang 11 KM, Tinjau Jalan Alternatif Malalak – Maninjau

18 September 2022 - 19:32 WIB

Trending di Sumatera Barat