Peduli Rumah Ibadah, Pemda Sijunjung Bantu Pembangunan Masjid di Jorong Dusun Tinggi I

Peduli Rumah Ibadah, Pemda Sijunjung Bantu Pembangunan Masjid di Jorong Dusun Tinggi I

TOPSUMBAR – Pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung memberikan bantuan pembangunan Masjid Baitur Rahman di Jorong Dusun Tinggi I, Nagari Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru pada Senin, 18 Maret 2024.

Bantuan uang senilai sepuluh juta rupiah diserahkan oleh Tim Safari Ramadhan (TSR) XVIII kepada pengurus masjid, Suyatno secara simbolis.

“Terima kasih kepada warga yang telah mensukseskan jalannya demokrasi beberapa waktu lalu dan marilah kita rajut kembali tali persaudaraan,” demikian di sampaikan H. Nasruddin, salah seorang TSR di hadapan jemaah masjid, kepala Puskemas Sungai Lansek, sekretaris nagari dan kepala jorong.

Bacaan Lainnya

TSR XVIII terdiri dari H. Nasruddin, SE (Kabag Umum dan Keuangan DPRD), H. Agus Sunarto, (Kabag Organisasi Setdakab), H. Fauzan Azmi, (mubaligh), M. Aldo Yendicoal Malin Mangindo (ketua KNPI), Sri Suyati, (Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes) bersama staff dan jajaran melekat di rombongan.

Pada kesempatan itu, Nasruddin turut memaparkan capaian-capaian prestasi daerah dalam pembangunan yang telah di torehkan selama kepemimpinan Benny Dwifa Yuswir, bersama H. Iraddatillah, sebagai pasangan bupati dan wakil bupati.

“Tahun 2020 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sijunjung adalah 70,36 lalu meningkat menjadi 70,48 pada tahun 2021, kemudian meningkat lagi hingga 71,32 pada tahun 2022 dan di tahun 2023 berada di angka 72,30,” papar Nasruddin yang juga mantan camat Kamang Baru.

“Hal itu membuat Kabupaten Sijunjung yang awalnya berada di rangking 17 dari 19 daerah se-Sumatera Barat, sekarang telah berada di rangking 12,” Nasruddin melanjutkan.

“Dan yang tak kalah pentingnya adalah, menurunnya angka kemiskinan serta tingkat pengangguran terbuka juga turun di Kabupaten Sijunjung, demikian hasil yang di ungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS),” tutup Nasruddin di hadapan warga yang rata-rata adalah warga transmigrasi asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Rangkaian TSR di tutup dengan ceramah agama oleh Ustadz H. Fauzan Azmi, dengan tema mengupas tuntas tiga macam hatinya manusia.

“Ada tiga macam hati manusia, pertama Qolbun Salim, kedua Qolbun Maridhun dan ketiga Qolbun Mayyit,” ujar da’i milenial lulusan Maroko yang sehari-hari adalah pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, Nagari Lubuk Tarok itu menyampaikan.

“Qolbun Salim adalah hati yang bersih, Qolbun Maridhun adalah hati yang sakit sedangkan Qolbun Mayyit yaitu hati yang mati,” demikian pemaparan Fauzan, berdasarkan pada pendapat Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, seorang ulama bermazhab Hanbali yang hidup pada abad ke-13 Masehi.

Meskipun berlokasi tak berapa jauh dari Jalan Lintas Sumatera, lokasi kunjungan TSR XVIII itu masih mengalami kendala komunikasi terutama aplikasi whatssapp namun tak nampak keluhan warga terhadap hal tersebut.

(AG)

Dapatkan update berita terbaru dari Topsumbar. Mari bergabung di Grup Telegram Topsumbar News Update, caranya klik linkĀ https://t.me/topsumbar kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Pos terkait