7 Fakta Unik saat Perayaan HUT Sumatera Barat ke-78 Tahun yang Wajib Diketahui

Perayaan HUT Sumatera Barat ke-78 di Gedung DPRD Sumbar, Minggu 1 Oktober 2023. (foto: Topsumbar.co.id)

TOPSUMBAR – Provinsi Sumatera Barat merayakan ulang tahunnya yang ke-78 dengan semangat dan kegembiraan yang luar biasa, Minggu 01 Oktober 2023.

Salah satu acara yang mencuri perhatian adalah saat rapat paripurna istimewa di DPRD Provinsi Sumatera Barat, semua atraksi budaya Minangkabau ditampilkan.

Ada juga Pameran Batik dan UMKM di gedung rakyat tersebut. Hal ini menjadikan HUT Sumatera Barat ke-78 sebagai momentum untuk melestarikan dan mempromosikan batik Minangkabau.

Bacaan Lainnya

HUT Sumatera Barat ke-78 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kesatuan masyarakat Sumbar.

HUT Sumatera Barat ke-78 juga menjadi ajang untuk mempromosikan potensi wisata Sumbar.

Pemerintah Provinsi Sumbar telah mengadakan berbagai kegiatan wisata dan budaya dalam rangka HUT Sumbar ke-78, antara lain:

1. Minangkabau Basapeda Salingka Danau Singkarak

Kegiatan ini merupakan sepeda santai mengelilingi Danau Singkarak yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai komunitas dan instansi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 September 2023.

Acara ini dimulai dari Dermaga Danau Singkarak di Kabupaten Solok dan berakhir di tempat yang sama.

Jarak yang ditempuh adalah sekitar 58 kilometer. Selama perjalanan, peserta disuguhi pemandangan alam Danau Singkarak yang indah.

Para pesepeda berasal dari Lampung, Rumbai, Duri, Dumai, Pekanbaru, Kampar, Medan, Sumatera Selatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumatera Barat, Pemkab dan Pemko Solok, Tanah Datar, serta komunitas sepeda se-Sumatera Barat.

Gubernur Mahyeldi menyebut penyelenggaraan event Minangkabau Basapeda Salingka Danau Singkarak dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sumbar ke-78 Tahun 2023 memberikan dampak pada sektor ekonomi kreatif khususnya pelaku UMKM dan pariwisata lokal.

“Minangkabau Basapeda tidak hanya soal bersepeda, tapi kita juga ingin mengenalkan pariwisata daerah dan juga menggerakkan ekonomi. Homestay penuh dan ramai,” ungkap Gubernur.

Selain itu UMKM di checkpoint juga dihadirkan UMKM dari nagari-nagari yang dilalui agar bisa dinikmati oleh para peserta.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat kita,” lanjut gubernur.

Kegiatan bersepeda mengelilingi Danau Singkarak dimulai dari Dermaga Singkarak pada pukul 08.00 WIB dengan menyisiri danau sepanjang 57 kilometer ke arah utara menuju Ombilin, Tanjung Mutiara. Kemudian peserta akan melalui checkpoint pertama di Intake PLTA Malalo, Tanah Datar.

Berlanjut checkpoint kedua di Lapangan Ondoh, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Muaro Pinggai, Saniangbaka, Sumani hingga akhirnya finish kembali di Dermaga Singkarak.

Pos terkait