Cek Fakta! Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Harga Mencapai Rp40 Ribu Per Tabung di Sumatera Barat

Cek Fakta Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Harga Mencapai Rp40 Ribu Per Tabung di Sumatera Barat. (Foto: Topsumbar.co.id)
Cek Fakta Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Harga Mencapai Rp40 Ribu Per Tabung di Sumatera Barat. (Foto: Topsumbar.co.id)

Metode distribusi terbuka memiliki kelemahan, dimana seluruh lapisan masyarakat dapat melakukan pembelian terhadap gas LPG subsidi ini tanpa diberikan sanksi
apapun.

elain itu mentode penggunaan KTP dan aplikasi My pertamina juga dinilai kurang efektif, dikarenakan kondisi ekonomi seseorang tidak dapat digambarkan melalui KTP saja.

Pelaksanaan metode distribusi tertutup ini dapat menjadi solusi yang patut dipertimbangkan, pasalnya dengan metode ini penjualan gas LPG 3 kg memang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu saja.

Bacaan Lainnya

Metode ini menggunakan data terkait masyarakat yang urang mampu sebagai kajian untuk akses distribusi, data ini didapatkan dari Kementrian Sosial, dimana menurutnya data ini sudah terverivikasi dan juga telah digunakan dalam berbagai bantuan lansung tunai yang telah diberikan kepada masyarakat kurang mampu.

Pengadaan kartu pembelian gas LPG yang dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu menjadi alat jual beli dinilai lebih tepat sasaran dan praktis.

“Apabila konsumen yang bukan target subsidi ingin membeli, alangkah lebih baiknya diberlakukan harga non subsidi dengan demikian subsidinya dapat mengenai lapisan masyarakat yang berhak, dan juga meminimalisir migrasi LPG tadi, karena harganya tetap sesuai dengan target pengguna” ujarnya.

Keuntungan Metode Sistem Distribusi bagi Pedagang

Metode ini juga dirasa akan memberikan kemudahan penjualan terhadap pedagang gas LPG, dengan menggunakan kartu pembelian gas LPG yang sudah dibubuhi barcode pada kartu, dapat mempercepat proses jual beli. Menurut Penuturan Fahmi didalam wawancaranya bercama IDX Channel metode ini merupakan langkah efektif untuk melakukan distribusi yang tepat sasaran, pengadaan kartu pembelian gas LPG ini dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu saja, sehingga bagi yang tidak memiliki kartu ini akan dikenakan harga normal atau non subsidi.

“Dengan tidak adanya dispalitas harga antara yang subsidi dan non subsidi maka saya yakin tidak akan terjadi migrasi tadi, maka dengan cara ini tidak akan terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang mencekik masyarakat kurang mampu tersebut,” ucapnya.

Tanggapan Masyarakat Soal Kelangkaan dan Harga Gas LPG 3 Kg

Berdasarkan pengamatan langsung wartawan media ini di lapangan, tepatnya di di Jorong Pasar Kenagarian Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Saat ini harga jual Gas LPG 3 kg senilai Rp30 ribu dan itupun dinilai langka.

Ermadanis (40 tahun) selaku pengguna gas LPG untuk rumah tangga menyatakan, hingga saat ini dirinya masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas LPG 3 kg subsidi. Dirinya menilai kebijakan penggunaan KTP ini terasa tidak masuk akal, pasalnya KTP bukanlah tolak ukur seseorang dapat dikatakan mampu maupun tidak.

Pos terkait