Antusias Masyarakat Sangat Tinggi Saat Reses Anggota DPRD Bukittinggi Jon Edwar

Topsumbar — Anggota DPRD kota Bukittinggi Jon Edwar, S.T. melaksanakan reses perorangan dalam masa Sidang III tahun 2022/2023, bertempat di RW 03 Perumahan Bedeng Indah, Kelurahan Belakang Balok Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, pada Sabtu (15/07/2023).

Dalam satu tahun sidang, waktu kerja DPRD kota Bukittinggi dibagi menjadi 3 (tiga) masa persidangan. Dimana setiap masa persidangan terdiri dari masa sidang dan masa reses. Dimasa reses ini para anggota DPRD mendapatkan kesempatan mengumpulkan  warga masyarakat atau konstituennya untuk menyerap informasi dan aspirasi warga yang diwakilinya.

Reses adalah merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

Bacaan Lainnya

Masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan, yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD.

Sementara masa reses merupakan masa dimana para Anggota Dewan bekerja di luar gedung DPRD, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Pelaksanaan tugas Anggota Dewan di dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen.

Tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam  pemerintahan.

Anggota DPRD Kota Bukittinggi Jon Edwar, ST, menyampaikan bahwa hari ini pihaknya telah melaksanakan reses di daerah pemilihan nya, Alhamdulillah masyarakat terlihat sangat antusias melakukan dialog tukar pikiran atau semacam masukan dari kami untuk kita tidak lanjuti ke tingkat pemerintah kota Bukittinggi.

mudah mudahan apa yang kita akomodir pada sore ini bisa sebagai acuan bagi kami dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat belakang balok,” ujarnya

Jon Edwar menjawab, Pertanyaan masyarakat Tentang perekonomian dalam rangka meningkatkan UMKM masyarakat supaya ekonomi masyarakat bisa lebih meningkat lagi bisa menunjang kehidupan masyarakat khususnya masyarakat belakang balok sendiri.

Lanjut, terkait masalah lingkungan Jon Edwar mengatakan, sebetulnya untuk komplek perumahan ini supaya pencegahan terjadinya genangan itu kita butuh peresapan, salah satu resapan untuk jalan perumahan/komplek itu kita tangani dengan menggunakan partingslof atau bisa juga dengan cor beton tetapi harus dilihat dulu kondisi drainase nya gimana kalau drainase nya tidak lancar tentu akan terjadi genangan,

Tapi kalau drainase nya lancar tidak ada tumpukan sampah otomatis genangan akan hilang, jadi nanti kami akan berupaya melalui Rw dan Lurah kita coba telusuri, mudah mudahan senin besok kita komunikasi dengan kepala dinas perumahan dan permukiman kita turun kelapangan kita tengok kondisi real nya,”terangnya

Lalu untuk masalah lampu, Jon Edwar menyebutkan, sebetulnya bukan lampu saja ini tentu terkait pengawasan dari masyarakat lingkungan karena kita sama sama lihat di jalan perwira itu banyak tempat nongkrong yang disiapkan di sepanjang trotoar walaupun lampunya ada tetapi jika tidak kita awasi ini akan menimbulkan kemaksiatan atau perbuatan Yang tidak kita inginkan dari para generasi muda yang berkunjung ke jalan tersebut.

Tetapi untuk masalah lampu nanti akan kita tindak lanjuti dengan Dinas PUPR terutama di UPT PJU , Melalui aspirasi ini tentu kita bisa mengakomodir mengusulkan untuk tahun 2024 dan laporan ini akan kita sampai kan pada rapat gabungan komisi besok pada kegiatan laporan reses anggota dewan pada masa sidang III,” paparnya.

(JA)

Pos terkait