Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Pesisir Selatan · 28 Sep 2022 11:10 WIB ·

Mantan Dirut dan Kepala Teknik PDAM Tirta Langkisau Menggunakan Rompi Tahanan Kejaksaan


 Mantan Dirut dan Kepala Teknik PDAM Tirta Langkisau Menggunakan Rompi Tahanan Kejaksaan Perbesar

Pesisir Selatan | TopSumbar – Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Resmi menetapkan tersangka “GY” Mantan Dirut PDAM Tirta Langkisau dan “R” Kepala Teknik Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi tahun anggaran 2019 dan tahun 2020 secara resmi menahan mantan Dirut PDAM Tirta Langkisau dan Kepala Teknik tersebut, Kamis (28/9/2022).

Penahanan dilakukan Pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada Kamis (22/9/2022). Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, Raymud Hasdianto Sihotang SH, MH melalui Kasi Pidsus Muhasnan Mardis SH, MH dan Ketua Tim Teddy Arlan SH, MH berserta Kasi Intel Dody Sutrisno SH, MH menyampaikan bahwa penahanan  berinisial (GY) dan (R), mantan Dirut PDAM Tirta Langkisau dan Kepala Teknik dari hasil penyelidikan tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, didapatkan kerugian negara sebesar Rp. 835.181.563. Dan kini kedua tersangka GY dan R ditahan di rutan Kelas II B Painan.

Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Raymund Hasdianto Sihotang SH, MH melalui Kasi Intel Kejari Pessel Dody Sustrisno SH, didampingi Kasi Pidsus Muhasnan Mardis SH, MH dan Teddy Arlan SH, MH membenarkan penetapan tersangka dan penahanan terhadap kedua tersangka atas nama GY dan R.

Penetapan tersangka GY Direktur PDAM Tirta Langkisau 2019 – 2020 dan R Kepala Teknik  PDAM Tirta Langkisau 2109 – 2021, hasil pemeriksaan dan penyelidikan dilakukan oleh tim Pidsus Kejari Pessel adanya kerugian negara dana pengelolaan PDAM Tirta Langkisau tahun anggaran 2019 – 2020.

”Dari Penyidikan didapatkan perbuatan melawan hukum dan kerugian negara Rp. 835.181.563, ” tegas Kasi Pidsus Kejari Pessel.

Kedua tersangka disangkakan pasal 2 Jo Pasal 18 Undang – Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Subsider Pasal 3 JO Pasal 18 Undang – Undang RI Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KUH Pidana.

Di mana sumber dari anggaran kerugian negara berasal dari pendapatan hasil PDAM Tirta Langkisau (BUMD), berasal rekening anggaran air langganan, pemasangan baru, pembayaran denda pemutusan dari modal pusat dan daerah tidak menetap

“Dan Pada hari ini kami lakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari di Rutan Kelas II Painan” tutupnya(Re)

Hits: 20

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT PGRI ke-77, Bupati Rusma Yul Anwar Terima Dewi Sartika Awards

29 November 2022 - 21:12 WIB

Kejari Pesisir Selatan Musnahkan Barang Bukti yang Telah Berkekuatan Hukum

29 November 2022 - 21:08 WIB

Kunker ke Polres Pesisir Selatan, Kapolda Sumbar Resmikan Dua Asrama Polsek

25 November 2022 - 11:29 WIB

BNN RI Kunjungi Kampung Anti Narkoba di Lengayang Pessel

20 November 2022 - 22:20 WIB

Bungo Pasang Salido, Nagari yang Konsisten Terapkan Layanan dan Kelola Informasi Publik

17 November 2022 - 14:06 WIB

Nagari Bungo Pasang Salido Dikunjungi Tim KIP

17 November 2022 - 10:31 WIB

Trending di Pesisir Selatan