Bupati Agam Perkuat Sektor Perikanan dan Pariwisata Tiku

Agam | Topsumbar – Sektor perikanan dan kepariwisataan berpotensi menaikkan perekonomian masyarakat di kawasan Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara. Sehingga, ke dua sektor tersebut wajib tetap diperkuat.

Hal itu disampaikan Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM sementara menyalurkan layanan prasarana perikanan bagi nelayan tangkap, di UPTD PPW II Sumbar, Selasa (16/8).

Menurut bupati, pandemi Covid-19 secara tidak segera sudah berdampak terhadap perekonomian masyarakat kawasan pantai. Khusus masyarakat pesisir, hasil tangkapan nelayan menurun, sektor kepariwisataan sepi akibat pembatasan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu ke dua sektor tersebut wajib lagi digenjot. Di sektor perikanan, pihaknya menyalurkan sejumlah layanan prasarana perikanan dan pertolongan rehap pasar ikan dan unit pengolahan ikan.

“Saya menyadari, nelayan yang paling merasakan dampak Covid-19 adalah nelayan tradisional atau nelayan tangkap, untuk itu pemerintah area wajib menstimulus supaya ekonomi lagi bangkit,” ujarnya.

Selain sektor perikanan, ekonomi masyarakat pesisir juga mampu digenjot melalui sektor kepariwisataan. Sehingga bupati inginkan 2023 rencana pembangunan masjid berkubah merah di Tiku wajib terealisasikan.

Menurutnya, keberadaan masjid yang ikonik akan mampu menggaet wisatawan lebih banyak. Bupati mencontohkan Masjid Raya Sumbar, masjid putih di Pantai Muaro Padang dan masjid terapung di kawasan pantai Caracok.

“Ada sebagian masjid yang jadi ikon di Sumbar. Kini kami bikin masjid berkubah merah di Agam. Insha Allah akan jadi ikon wisata kita. Jika wisata bangkit ekonomi otomatis bangkit,” tuturnya.

Untuk memperkuat ke dua sektor tersebut sambung bupati, diharapkan terwujudnya sinergitas yang baik pada pemerintah area dengan masyarakat kawasan pesisir.

“Harapan kami dengan adalah selain penghasilan utama dari melaut, ekonomi masyarakat juga akan meningkat melalui di sektor pariwisata, ini tentu butuh sinergitas kami bersama,” ujarnya.

Pos terkait