Pukul 00:00 Dini Hari, PSBB Sah Berlaku di Padang Panjang, Wako Minta Masyarakat Patuhi Aturan

641

Walikota Padang Panjang Fadly Amran, minta Satgas Covid-19 makin memperketat pemeriksaan di pos jaga batas kota. Selain itu kepada masyarakat diminta mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Walikota menyampaikan hal itu, ketika memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan PSBB Covid-19 di balaikota setempat, Selasa, (21/04/2020).

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Asrul, Kapolres Sugeng Hariyadi, unsur Forkopimda lainnya dan Sekda Sonny Budaya Putra bersama OPD terkait.

Pada hari pertama penerapan PSBB ini, Rabu, (22/4/2020), Pemko juga akan menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Kota Padang Panjang yang terdampak Covid-19.

“Bantuan akan diantarkan oleh petugas sampai ke rumah-rumah. Masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Menurut walikota selama masa berlaku PSBB, Pemko akan bekerja sama dengan unsur TNI, Polri yang akan memperkuat Pol- PP,, dan Dishub dalam melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi aturan PSBB ini.

Sementara itu Wakil Walikota Asrul, mengatakan, selain pintu masuk kota, pemantauan juga akan difokusan pada tiga titik dalam kota, yaitu di Simpang Empat Hotel Hasiba, Simpang Tiga PDAM dan Simpang Empat Pasar Pusat.

Terpisah, juru bicara gugus tugas PPVC Kota Padang Panjang, Nuryanuwar, kepada Topsumbar.co.id mengatakan Entry point PSBB, adalah :

  1. Tetap dirumah
  2. Jika keluar rumah hanya untuk membeli kebutuhan pokok, berobat dan hal penting lainnya serta wajib pakai masker.
  3. Pemko akan membatasi aktivitas masyarakat.
  4. Patuhi semua aturan yang berlaku dan laksanakan himbauan pemerintah.

“Hal itu Untuk mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Selain itu, sebut Nuryanuwar, hingga hari Selasa (21/4/2020) ini, Kota Padang Panjang masih Nol dari pasien positif Covid-19.

“Kita berharap dan berupaya Covid -19 positif tetap pada pisisi angka nol ( nihil ) serta dengan diberlakukannnya PSBB ini PDP tidak bertambah di Kota Padang Panjang, jika ada kenaikan jangan terlalu signifikan.

“Harapan kita tidak bertambah,” pungkas Nuryanuwar.

(AL/Ki)

loading...