Berlatar Di Pasar Kadang Kaduduak, Film “Pulang Kampuang” Ditonton Ratusan Warga Di Simpang Menara Kelurahan Tigo Koto Diateh

318

PAYAKUMBUH,TOPSUMBAR— Di malam sebelum peringatan HUT RI yang ke-74, Fadrian, Frian Utama, Niko Hardianto, Nella Anggraini, Gelfa Alenta, M. Ridho Illahi, dan kawan-kawan, bersama Ketua Pemuda Lingkungan Padang Kaduduak, Muslim S.Pdi, mempertontonkan film pendek karya mereka yang berjudul “Pulang Kampuang” di depan menara lingkungan Padang Kaduduak Payakumbuh Utara bersama ratusan warga, Jum’at (16/8) malam.

Film pendek tersebut menampilkan karya serta kreatifitas dalam bidang seni peran. Disutradarai oleh Bagasandi dan diproduksi oleh Survive Generation dan Aladan Studio.

Mengambil tema Silek Kampuang yang diambil untuk mengangkat budaya minangkabau yang punya tradisi kuat terhadap agama dengan silek sebagai aktivitas positif pemuda minangkabau.

“Dengan adanya film ini, kami berharap memberi kesadaran kepada pemuda-pemudi tentang pentingnya ilmu agama serta silek sebagai kebudayan lokal minangkabau,” ujar Muslim.

Proses pembuatan film pendek tersebut memakan waktu selama 7 hari, yang berlatar belakang di Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate dan pasar Padang Kaduduak.

“Seluruh skenarionya diambil disana, kami memanfaatkan fasilitas yang ada, selain untuk mempromosikan kampung, kami juga ingin menjadikannya sebagai pusat kegiatan kepemudaan disana,” kata Muslim.

Caamt Payakumbuh Utara melalui Lurah Tigo Koto Diateh, Musleniyetti yang ikut nobar malam itu mengatakan sangat mengapresiasi semangat pemuda Padang Kaduduak yang telah menciptakan karya hebat untuk dipertontonkan kepada masyarakat dan mengandung pelajaran budaya Silek dan ilmu agama.

“Semoga dengan adanya film ini bisa membangkitkan kreatifitas anak anak negeri, serta menyalurkan bakat-bakat yang dimiliki oleh generasi muda,” kata Lurah.

Tokoh masyarakat setempat juga menikmati nobar film tersebut, diantaranya Mustafa dan ketua RW Delfizal. (ton)

loading...