Jaga Sungai, Kurangi Risiko Banjir, Panggilan BPBD Pesisir Selatan

TOPSUMBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, tengah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan guna mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Nikodemus Elthiaz, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pesisir Selatan, mengingatkan bahwa meskipun banjir tidak dapat diprediksi dengan pasti, tindakan preventif dapat diambil melalui penghargaan terhadap alam.

Pessel sering kali menghadapi banjir, bahkan mencapai 10 kali dalam setahun, yang sebagian besar disebabkan oleh tingginya curah hujan dan kebiasaan membuang sampah ke sungai oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Elthiaz menegaskan bahwa sungai adalah karunia alam yang harus dihargai, dan masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai.

Sebagian besar penduduk Pesisir Selatan tinggal di sekitar sungai, sehingga menjaga kebersihan sungai menjadi sangat penting.

Ia menekankan bahwa sungai berperan sebagai “saluran atau drainase induk” di Pesisir Selatan, dan menjaga kebersihan serta kualitas air sungai memiliki dampak signifikan.

Dalam imbauannya, Elthiaz menyoroti fakta bahwa provinsi Sumatera Barat, khususnya Pesisir Selatan, memiliki banyak sungai, termasuk 22 sungai besar dan 137 sungai kecil. Meskipun curah hujan tinggi, risiko banjir dapat ditekan jika aliran sungai tetap lancar.

Penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa menjaga alam dan sungai adalah tanggung jawab bersama. Dengan menghormati alam, mereka secara aktif berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan melindungi daerah mereka dari potensi bencana banjir.

(019)

Dapatkan update berita terbaru dari Topsumbar. Mari bergabung di Grup Telegram Topsumbar News Update, caranya klik link https://t.me/topsumbar kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Pos terkait