Lima Daerah Penghasil Beras Terbanyak di Sumatera Barat, Terkenal di Dunia dengan Nama Bareh Solok

Lima Daerah Penghasil Beras Terbanyak di Sumatera Barat, Terkenal di Dunia dengan Nama Bareh Solok (Foto : Capture Youtube CapCapung)
Lima Daerah Penghasil Beras Terbanyak di Sumatera Barat, Terkenal di Dunia dengan Nama Bareh Solok (Foto : Capture Youtube CapCapung)

TOPSUMBAR – Diberkahi kekayaan alam yang berlimpah, Sumatera Barat sejak dulu dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras terbesar nomor empat di pulau Sumatera.

Sumatera Barat adalah daerah yang berperan penting dalam menyokong ketersediaan beras di pulau Sumatera. Berbekal tanah dan sawah yang luas, juga ada usaha gigih para petani, mari ditelusuri lebih dalam tentang kekayaan dan kontribusi daerah-daerah penghasil beras terbanyak di Sumatera Barat.

Dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui website resminya sumbar.bps.go.id, inilah lima daerah yang dijuluki tanah beras Sumatera Barat dalam angka 2022.

Bacaan Lainnya

1. Kabupaten Solok

Menduduki posisi pertama, Kabupaten Solok sejak awal memang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras terbesar di Sumatera Barat. Keberhasilan ini tidak hanya berkat potensi alam berupa tanah yang subur, akan tetapi juga komitmen yang diberikan oleh para petani dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya dalam hal produksi beras.

Dari data Badan Pusat Statistik dalam kategori produksi beras menurut kabupaten/kota hasil KSA dalam ton hasil produksi beras di Kabupaten Solok adalah sebanyak 795,306,36 ton.

Masyarakat Kabupaten Solok dikenal telah lama mengembangkan tradisi pertanian yang berfokus pada produksi beras, pengetahuan turun-temurun dalam teknik bertanam padi, mulai dari pemilihan varietas yang tepat hingga cara pengolahan lahan merupakan langkah yang dilakukan dengan penuh perhitungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tak heran beras yang dihasilkan oleh Kabupaten Solok terkenal ke pelosok Dunia dengan nama Bareh Solok Lamak Bana.

2. Kabupaten Tanah Datar

Dengan potensi lahan yang sangat besar, dan didukung kondisi iklim yang sesuai, Kabupaten Tanah menjadikan pertanian padi sebagai salah satu sektor utama dalam meningkatkan produksi beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam kategori produksi beras menurut kabupaten/kota hasil KSA dalam Ton hasil produksi beras di Kabupaten Tanah Datar adalah sebanyak 103,828,10 Ton

Selain itu, pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar juga telah berperan dalam mengembangkan sektor pertanian, termasuk produksi beras. Program-program pendukung seperti penyediaan pupuk, bantuan teknis, dan pelatihan bagi petani telah diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Adopsi teknologi
pertanian modern juga menjadi fokus, agar produksi beras dapat lebih efisien dan menghasilkan hasil yang lebih baik.

Pos terkait