Sepuluh Hari Jelang Idulfitri, Pemko Padang Panjang Gelar Bazar Sembako Ramadan

Topsumbar – Sebagai upaya menstabilkan harga menjelang Idulfitri 1444 H yang cenderung naik, Pemko menggelar Pasar Murah dan Bazar Sembako Ramadan yang berpusat di pelataran Gedung M. Sjafei, Selasa (11/4/2023).

Pasar murah dan bazar yang digelar 11-13 April ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta dapat menstabilkan harga di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM), Jevie C Eka Putra saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, bazar ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri yang cenderung naik.

Bacaan Lainnya

“Artinya hadirnya bazar sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu pasar murah ini juga sebagai upaya menekan inflasi di Kota Padang Panjang,” katanya.

Kegiatan ini sebutnya juga bekerja sama dengan Baznas Kota Padang Panjang, perbankan dan segenap koperasi yang ada di Kota Serambi Mekkah ini. Pihaknya juga memberikan subsidi belanja kepada masyarakat yang kurang mampu sebanyak 2.100 kupon.

“Ini adalah bagian dari upaya konkret yang dilaksanakan Pemko dan stakeholder terkait dalam pengendalian inflasi daerah. Semoga kegiatan ini tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu dalam menghadapi Idulfitri,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Koperasi dan UMKM Disperdakop UKM, Rini Lisdayani, menyebutkan selain pasar murah dan bazar sembako pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemberian paket sembako untuk masyarakat kurang mampu dari beberapa instansi. Seperti Baznas 160 paket, dari koperasi 146 paket dan BNI 50 paket.

Kegiatan ini sebutnya lagi, dimulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB setiap harinya. Ada pun sembako yang dijual yaitu minyak goreng, gula pasir, telur, tepung dan lainnya.

“Harganya di bawah harga pasar. Seperti minyak isi 2 liter dijual Rp34.000, gula Rp14.000/kg, beras Anak Daro Rp14.500/kg, beras SPHP Rp9.950/kg serta juga ada komoditi pertanian seperti cabai, sawi dan lain lain. Untuk masyarakat yang kurang mampu kita juga telah memberi kupon subsidi harga Rp5.000/lembar kupon,” jelasnya.

Rini mengimbau kepada masyarakat untuk beramai-ramai datang ke pasar murah. Bagi yang telah diberikan kupon subsidi agar segera menukarkan kuponnya sebelum 13 April.

“Kalau sudah lewat dari 13 April stok barang sudah tidak ada lagi dan kupon dinyatakan hangus. Maka dari itu segeralah tukarkan kupon yang bapak/ibu miliki ke pasar murah ini,” imbaunya.

Sementara itu, Yendri Weni, warga RT 03 Kelurahan Tanah Pak Lambik mengaku senang dan merasa terbantu dengan kehadiran pasar murah ini.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Dekranasda, Dian Puspita Fadly Amran, Ketua GOW, Nova Era Yanthy Asrul, perwakilan pimpinan perbankan dan koperasi serta undangan terkait lainnya.

(AL)

Pos terkait