Potensi Wisata Sijunjung dan Perlunya SDM Kepariwisataan Profesional

Catatan: Putri Andam Dewi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk kesekian kalinya mengunjungi Sumatera Barat, pada tanggal (31/3/2023) visitasi ke Desa Wisata Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman. Hari Sabtu (1/4/2023) dirinya dan rombongan juga visitasi ke Desa Kubu Gadang Padang Panjang, selanjutnya mengunjungi Perkampungan Adat Sijunjung sebagai salah satu daerah nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Menteri yang ramah dan murah senyum ini ke Sijunjung sudah ke tiga kalinya. Kunjungan perdana tanggal (22/4/2021) lalu, dilanjutkan kunjungan kedua pada (6/6/2022). Tentu hal ini menjadi momen bagi Sijunjung untuk selalu konsisten berbenah diri meningkatkan kualitas kepariwisataan daerah dan perlunya sumber daya manusia profesional untuk mewujudkan itu semua.

Bacaan Lainnya

Ada beberapa desa wisata di Sijunjung antara lain, Desa Wisata Perkampungan Adat Sijunjung, sudah terkenal dengan even bakaua adat, malamang, tobo kongsi, dan tertata apiknya rumah gadang Minangkabau dalam satu kawasan, pernah meraih juara 2 Anugerah Pesona Indonesia pada tahun 2019. Desa wisata Silokek yang terkenal dengan kawasan geopark nya, juga menjuarai 3 ADWI pada tahun 2022.

Itu semua pernah dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno. Seringnya kunjungan Menparekraf ke Sijunjung tentu saja membawa angin segar bagi para pegiat pariwisata di Sijunjung, untuk selalu konsisten berkelanjutan mengelola berbagai potensi wisata yang sudah dikenal orang banyak dan membina potensi wisata lainnya di penjuru ranah Lansek Manih ini.

Potensi wisata lain yang dimiliki Sijunjung dan sudah mulai dikenal wisatawan lokal antara lain Desa Wisata Puncak Caning Buki Bual, Desa Wisata Kamang, Desa Wisata Kunangan Parik Rantang, Desa Wisata Sisawah, dan Desa Wisata Sumpur Kudus. Destinasi wisata unggulan yang dimiliki Desa Wisata Sumpur Kudus antara lain Lubuak Pandakian, objek wisata sejarah makam Rajo Ibadat dan tugu PDRI, dan objek wisata religiusnya makam Syeh Ibrahim ulama yang mengislamkan masyarakat Sumpur Kudus.

Objek-objek wisata tersebut terletak di Nagari Sumpur Kudus. Lubuak Pandakian pada tahun 2023 masuk nominasi 300 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), ada juga air terjun laksana dalam goa andalannya patut pula dikembangkan menjadi kawasan wisata potensial berikutnya di Sijunjung. Dengan harapan bisa pula mendunia dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara seperti air terjun Lembah Anai yang terletak di Kecamatan X Koto Tanah Datar dan air terjun Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota, Payakumbuh.

Tak bisa kita pungkiri bisnis di bidang pariwisata saat ini nampaknya memang sangat menggiurkan apabila manajemen pengelolaannya tertata dengan baik. Karena banyak hal akan terhubung di dalamnya mulai dari tenaga guide (pemandu wisata), transportasi, kuliner, dan akomodasi. Kebersihan, keindahan, keamanan, dan kenyamanan pun sangat dibutuhkan oleh wisatawan saat berkunjung ke objek-objek wisata.

Begitu pula dengan ketersediaan fasilitas umum, tercukupi dengan baik seperti toilet yang bersih dan air yang cukup, tempat salat, restoran, dan transportasi menuju ke lokasi objek wisata hendaknya dengan mudah dinikmati fasilitasnya oleh para wisatawan yang berkunjung. Manajemen pengelolaan sampah yang tertata dengan apik dan profesional supaya kebersihannya terjaga tidak bisa lepas dari destinasi wisata di kabupaten dan kota tempat objek itu berada.

Ketika kita membahas pariwisata sangat erat kaitannya dengan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelolanya. Pengelolaan pariwisata yang baik pada setiap daerah tentu memerlukan SDM kepariwisataan yang profesional tak terkecuali di Sijunjung. Hal inilah yang melatarbelakangi didirikannya SMK Negeri 8 Sijunjung, satu-satunya sekolah menengah kejuruan pariwisata yang telah memiliki hotel edukasi bernama Edotel Manganti saat pembangunannya, terletak di Jorong Payo Kilangan Nagari Manganti Kecamatan Sumpur Kudus.

Sekolah yang beroperasional pada tahun pelajaran 2019/2020, telah memiliki lima kompetensi keahlian yaitu perhotelan, usaha layanan wisata, kuliner, tata kecantikan kulit dan rambut, serta pemasaran. Sekolah ini diharapkan mampu menghasilkan SDM kepariwisataan berkualitas untuk mengembangakan potensi wisata di berbagai wilayah yang tersebar di Sijunjung.

Untuk mewujudkan itu pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya dan menjalin kerjasama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabaupaten Sijunjung, Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek, The Axana Hotel Padang, Grand Basko Hotel di Padang, PT Rezky Jaya Wisata, PT Duta Pesona Tours and Travel, dan kini sedang merintis kerjasama dengan Aloha Cruise Academy sekolah perhotelan dan kapal pesiar di Magelang Yogyakarta. Kerjasama difokuskan dalam bentuk pelatihan siswa saat kegiatan praktik kerja lapangan.

Bantuan dan dukungan dari Dinas Pendidikan Sumatera Barat untuk kemajuan SMK Negeri 8 Sijunjung sangat selalu diharapkan terutama dalam penempatan guru-guru kejuruan sesuai kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah ini. Bagaimanapun juga untuk mewujudkan SDM kepariwisataan berkualitas dan profesional harus didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya. Sehingga keberadaan SMK Negeri 8 Sijunjung sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan pariwisata di Kabupaten Sijunjung semakin dikenal masyarakat luas dan mereka bersedia menyekolahkan anaknya di sekolah yang berlokasi di alam nan rancak terpesona ini.

Sosialisasi yang gencar kepada masyarakat Sijunjung hendaknya rutin pula dilaksanakan terkait pemahaman dan edukasi pengelolaan pariwisata yang baik dan profesional. Edukasi sadar wisata tentu dimulai dari masyarakat tempat lokasi wisata itu berada. Kemudian, didukung penuh oleh pemerintahan nagarinya supaya menciptakan situasi pariwisata yang kondusif, kreatif, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerahnya dengan harapan kemajuan pariwisata di nagarinya akan mendatangkan pendapatan nagari dari retribusi objek wisata yang terkelola dan tertata dengan baik.

Yang tak kalah penting mari satukan pemahaman dengan aksi nyata bahwa kita harus selalu berbenah mewujudkan pariwisata Sijunjung yang bagus, profesional, dan diminati orang dari berbagai daerah dan negara. Tanpa henti kita suguhkan kepada pelancong even pariwisata terbaik supaya kesan terindah bahwa Sijunjung ranah Lansek Manih memiliki sejuta pesona yang patut dikenal dunia. (*)

Penulis merupakan Kepala SMK Negeri 8 Sijunjung

Pos terkait