Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 5 Mei 2022 18:34 WIB ·

Gubernur Sumbar Dorong Perdagangan Ritel Kembangkan Kerja Sama Dengan UMKM


 Gubernur Sumbar Dorong Perdagangan Ritel Kembangkan Kerja Sama Dengan UMKM Perbesar

Sektor perdagangan ritel berperan besar sebagai pendukung sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan produknya. Banyak pelaku UMKM mengandalkan pusat perbelanjaan dalam memasarkan produknya. Terlebih di masa pandemi ini, kolaborasi sektor perdagangan ritel dan pelaku UMKM perlu terus dipertahankan.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, saat membuka Halal bi halal Alumni SMA se Bukittinggi dan Salingka Agam, Angkatan 88 (Jam Gadang 88), sekaligus menyerahkan bantuan gerobak UMKM untuk PKL Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, di Aula PGSD Kota Bukittinggi, Kamis (5/5/2022).

“Ekonomi kita di Sumbar memang ekonomi UMKM. Ada enam ribu lebih UMKM kita di Sumbar. Makanya kita mendorong pengusaha lokal untuk membuat retail modern, sehingga produksi UMKM kita bisa masuk ke retail tersebut. Bukan sebaliknya memasarkan barang orang,” ujar gubernur.

Gubernur mengapresiasi kepedulian Jam Gadang 88 yang telah membantu usaha PKL dengan gerobak yang representatif. Buya Mahyeldi berharap kedepan masih banyak lagi bantuan-bantuan untuk UMKM, khususnya bantuan pengemasan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan selamat datang kepada para perantau, alumni JG88. Terimakasih atas perhatian dan kepedulian para alumni kepada pelaku UMKM. Semoga kedepan bantuan serupa bisa terus ditingkatkan,” tambah gubernur.

Walikota Bukittinggi, Erman Safar juga mengapresiasi kegiatan sosial JG88. Menurutnya aksi soaial ini sangat membantu masyarakat. Apalagi sejak pandemi covid, jumlah warga yang tergolong kurang mampu meningkat hingga 32 ribu jiwa dari sebelumnya yang hanya 19 ribu jiwa.

Sementara itu, Ketua Umum Jam Gadang 88, Ezi Zaini, menyebut, kehadiran organisasi sosial yang beranggotakan 6 ribu lulusan SMA tahun 1988 ini memang bercita-cita mampu berkontribusi dalam membantu masyarakat di Bukittinggi dan Agam, terutama para anggota.

“Sejak 2001, kami sudah menggelar berbagai aksi sosial bantu anak yatim dan fakir miskin, termasuk bantu korban gempa di Pasaman dan Pasaman Barat.
kali ini, kita membantu gerobak untuk UMKM. Harapannya kedepan bisa berbuat lebih untuk bantu peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Eri.

(Ha/red)

Hits: 2

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cuaca Sumbar 25-27 September, Ini Prakiraan BMKG Stasiun Minangkabau

25 September 2022 - 14:12 WIB

HUT Lantas Ke-67, Kapolda Sumbar: Jajaran Lalu Lintas adalah Miniatur Tugas Pokok Polri

23 September 2022 - 08:35 WIB

Pembagian BLT Ricuh, Lisda Hendrajoni: Pemerintah Harus Carikan Solusi, Jangan jadikan tontonan

22 September 2022 - 15:11 WIB

Polda Sumbar Salurkan 5000 Paket Bansos Kepada Komunitas Ojek, Angkot dan Betor

21 September 2022 - 12:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Amanah Menhub Soal Keselamatan Transportasi

19 September 2022 - 10:57 WIB

Gubernur Sumbar Jalan Kaki Tembus Hutan Sepanjang 11 KM, Tinjau Jalan Alternatif Malalak – Maninjau

18 September 2022 - 19:32 WIB

Trending di Sumatera Barat