Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Padang · 26 Apr 2022 09:36 WIB ·

Kronologi Kematian Pria Tergantung di Kuranji Terkuak, Pelaku Berjumlah Lima Orang


 Konfrensi pers Polresta Padang mengenai aksi pembunuhan yang terjadi di kawasan Kuranji. (Foto: Dok. Polresta Padang) Perbesar

Konfrensi pers Polresta Padang mengenai aksi pembunuhan yang terjadi di kawasan Kuranji. (Foto: Dok. Polresta Padang)

Padang | Topsumbar – Sejak Jumat (22/04/2022) lalu warga di Kampung Kayu Bajak Kelurahan Kuranji Kota Padang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergantung di sebuah pohon rambutan sekira pukul 06.30 WIB. Kabar tersebut langsung jadi perbincangan masyarakat dan menjadi teka-teki siapa pelaku dibalik dugaan pembunuhan tersebut, pasalnya terlihat beberapa luka dan bercak darah pada jenazah korban.

Polresta Padang akhirnya mengungkap teka teki kematian seorang pria yang ditemukan tergantung di pohon rambutan pada Jumat (22/04/2022) lalu.

Polisi mengungkap dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama sehingga mengakibatkan korban kehilangan nyawa di Kampung Kayu Bajak Kelurahan Kuranji Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.

Korban merupakan DA panggilan R (28 thn) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot. Tempat kejadian penganiayaan terjadi di Simpang Tui Kuranji, sedangkan korban ditemukan dalam keadaan meninggal tergantung di Kampung Kayu Bajak dekat dengan rumah orang tua korban.

Kapolresta Padang, Kombes Imran Amir melalui rilis tertulis mengungkapkan bahwa pelaku aksi pembunuhan tersebut berjumlah lima orang. Masing-masing berinisial RH, 25 tahun, RG, 30 tahun, ZH, 47 tahun, FJ, 20 tahun dan EF, 26 tahun.

Kelima pelaku merasa sakit hati karena handphone keluarga terduga pelaku dituduh diambil oleh korban hingga terjadi penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama.

Kombes Imran Amir mengatakan telah meminta keterangan pada 12 orang saksi termasuk istri korban. Polisi juga telah mengamankan barang bukti satu helai baju kemeja, celana panjang jeans dengan bercak darah, satu ikat pinggang kain warna coklat.

Saat ini, kelima pelaku sudah ditahan polisi di Polresta Padang dan disangkakan pasal 170 jo 351 KUHP.

Sampai berita ini diterbikan, modus kematian korban masih dalam penyelidikan kepolisian. (HT)

Hits: 131

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Unik, Warga Kelurahan Pasar Ambacang Gelar Pemilihan RW Serentak Layaknya Pemilukada

25 September 2022 - 16:26 WIB

Gubernur Mahyeldi Harap Kerjasama Semakin Baik Dengan BPK

23 September 2022 - 15:09 WIB

Lomba Penulisan Blog dan Karya Jurnalistik KI Sumbar Masih Menunggu Anda

22 September 2022 - 17:40 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Lubuak Batingkok Sebagai Nagari Digital Pertama di Sumatera

21 September 2022 - 11:09 WIB

Wagub Ajak Siswa Manfaatkan Teknologi untuk Belajar

21 September 2022 - 10:52 WIB

Dinas Kominfotik Sumbar Sosialisasikan Perda Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Persandian

21 September 2022 - 10:44 WIB

Trending di Padang