Update Data Covid-19 Kabupaten Solok, 14 Desember : Konfirmasi 2 dan Suspect 2 serta Sembuh 7 Orang

Pemerintah Kabupaten Solok kembali merelease informasi data Gugus Tugas covid-19 hari ini Senin, 14 Desember 2020, melalui Dinas Kesehatan dan disampaikan oleh jubir covid-19 Kab. Solok kepada awak media topsumbar.co.id, guna di informasikan kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah maupun diluar Kabupaten Solok.

Dinas Kesehatan, melalui Juru Bicara covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, S. Sos, M. Si menjelaskan bahwa pada hari ini Jumlah kasus Suspect covid-19 yang Dirawat kembali bertambah 1 (satu) orang, dengan demikian jumlah keseluruhan nya menjadi 2 (dua) orang, berikut rincian identitasnya :
1. Perempuan, Umur 58 tahun, beralamat di Nagari Lolo Kecamatan Pantai Cermin, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang dirawat di ruang isolasi RSUD Arosuka.

2. Perempuan, Umur 52 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang di rawat di ruang isolasi RSUD Arosuka.

Bacaan Lainnya

Kemudian, hari ini juga ada tambahan kasus komfirmasi sebanyak 2 (dua) orang di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya :
1. Laki-laki, Umur 30 tahun, beralamat di Nagari Kuncia Kecamatan X Koto Diatas, pekerjaan yang bersangkutan adalah Swasta dan merupakan kasus Suspect dari RSUD M Natsir Solok yang memiliki gejala kurangnya rasa penciuman, saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

2. Perempuan, Umur 55 tahun, beralamat di Nagari Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung, pekerjaan yang bersangkutan adalah Swasta dan merupakan kasus Suspect yang memiliki gejala sakit perut, saat ini sedang Dirawat di RST Solok.

Selanjutnya, Syofiar Syam menerangkan bahwa hari ini juga ada penambahan jumlah pasien Terkomfirmasi covid-19 yang Sembuh sebanyak 7 (tujuh) orang di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya :
1. Perempuan, Umur 8 tahun, beralamat di Nagari Gantung Ciri Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

2. Laki-laki, Umur 66 tahun, beralamat di Nagari Selayo Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang mempunyai gejala demam, batuk berdahak, nyeri tenggorokan, selanjutnya dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

3. Perempuan, Umur 22 tahun, beralamat di Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect dengan gejala hilang penciuman, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

4. Laki-laki, Umur 18 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

5. Perempuan, Umur 77 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, selanjutnya dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

6. Laki-laki, Umur 80 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang Dirawat di RST Solok, selanjutnya dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

7. Laki-laki, Umur 18 tahun, beralamat di Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang mempunyai gejala demam, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 14 Desember 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

Dengan demikian, sampai hari ini Jumlah kasus komfirmasi covid-19 di daerah Kabupaten Solok sudah tercatat sebanyak 526 (lima ratus dua puluh enam) orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 78 (tujuh puluh delapan) orang dan Sembuh 425 (empat ratus dua puluh lima) orang, Dirawat 7 (tujuh) orang serta Meninggal Dunia sebanyak 16 (enam belas) orang, terangnya.

Kemudian, yofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menerangkan bahwa sampai saat ini untuk Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 6.087 (enam ribu delapan puluh tujuh) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Selanjutnya, pada hari ini juga ada penambahan jumlah pasien Terkomfirmasi Positif covid-19 yang Sembuh sebanyak 30 (tiga puluh) orang di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya per Kecamatan di Kabupaten Solok :
1. Untuk Kecamatan X Koto Singkarak, total kasus Konfirmasi Positif covid-19 berjumlah 68 orang yang di
Karantina Mandiri 16 orang, Dirawat 0, dan yang Sembuh sebanyak 48 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 4 orang.

2. Untuk Kecamatan Pantai Cermin, total kasus konfirmasi covid-19 sebanyak 5 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri tidak ada, Dirawat juga tidak ada dan yang Sembuh sebanyak 4 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 1 orang.

3. Kecamatan Kubung total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 252 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 29 orang dan Sembuh sebanyak 213 orang serta Meninggal Meninggal Dunia sebanyak 5 orang dan Dirawat 5 orang.

4. Untuk Kecamatan Lembah Gumanti total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 10 orang, terdiri dari Dirawat 0 orang, Sembuh 4 dan Meninggal Dunia 4 orang serta Karantina Mandiri 2 orang.

5. Untuk Kecamatan Junjung Sirih total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 20 orang yang terdiri dari, Sembuh 17 orang, Karantina Mandiri 2 orang serta Dirawat 1 orang dan Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

6. Kecamatan X Koto Diatas total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 16 orang, yang terdiri dari yang Sembuh sebanyak 11 orang, sedangkan untuk pasien Karantina Mandiri sebanyak 5 orang dan Dirawat serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

7. Untuk Kecamatan Gunung Talang total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 107 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 12 orang dan Sembuh 93 orang serta Meninggal Dunia 1 orang dan Dirawat 1 orang.

8. Kecamatan Payung Sekaki total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 3 orang, yang terdiri dari Sembuh sebanyak 2 orang dan meninggal dunia 1 orang serta dirawat, Karantina Mandiri sudah tidak ada.

9. Kecamatan Lembang Jaya total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 5 orang, yang terdiri dari, Sembuh sebanyak 3 orang dan Karantina mandiri 2 orang, yang Dirawat serta Meninggal tidak ada.

10. Kecamatan Bukit Sundi total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 21 orang, yang terdiri dari Sembuh sebanyak 15 orang dan Karantina Mandiri 6 orang, Dirawat serta Meninggal tidak ada sama sekali.

11. Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 11 orang, yang terdiri Sembuh 10 orang dan Karantina Mandiri 1 serta Meninggal dunia dan dirawat tidak ada sama sekali.

12. Kecamatan Hiliran Gumanti, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 6 orang, yang Sembuh sebanyak 3 orang, Karantina Mandiri 3 orang, Dirawat dan Meninggal tidak ada sama sekali.

13. Kecamatan Tigo Lurah, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Karantina Mandiri, Dirawat, Sembuh serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

14. Kecamatan Danau Kembar, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Dirawat, Karantina mandiri serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

Kemudia, Syofiar Syam menerangkan menurut Riset menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia paling optimis di ASEAN untuk dapat taklukan COVID-19. Fakta bahwa 3T (Tracing, Testing, Treatment) terus membaik.

Untuk itu, Teruslah patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah.

Kabag Humas juga mengingatkan, agar seluruh masyarakat agar tidak abai dan lalai, karena Covid-19 ini sangat dekat di sekitar kita, marilah ikuti protocol kesehatan covid-19 dengan cara, terus memakai Masker saat bepergian keluar rumah dan Menjaga jarak serta selalu Mencuci tangan pakai sabun.

Cegah libur panjang jadi klaster baru, mari disiplin Pakai Masker, JagaJarak dan Cuci Tangan Pakai Sabun. Liburan di rumah saja, hindari kerumunan, tuturnya.

Kemudian, yofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menerangkan bahwa sampai saat ini untuk Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 5.903 (lima ribu sembilan ratus tiga) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Selanjutnya, hari ini juga ada 1 (satu) orang kasus Komfirmasi (karantina Mandiri) dari Nagari Saning Bakar Kecamatan X Koto Singkarak yang di pindahkan datanya ke Kota Solok.

Kemudian Syofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menyampaikan bahwa berdasarkan indikator Kesehatan masyarakat untuk penetapan zonasi suatu daerah dengan data onset (bukan data publish) yang di update sekali seminggu oleh Diskominfo Provinsi Sumatera Barat, di dapat hasil bahwa tidak ada lagi daerah di Sumbar dalam zona merah dan hijau.

Berikut hasil perhitungan data skor pada minggu ke-40 (13- 19 Desember 2020) pada zonasi di masing-masing daerah yang ada di Sumatera Barat, Berikut rincian datanya :
1. Zona Merah dengan Resiko Tinggi (Skor nya di mulai dari 0 – 1,8)

2. Zona Oranye dengan Resriko Sedang
(Skor nya dimulai dari angka 1,81 – 2,40)
A. Kota Padang (skor 2,40)
B. Kota Sawahlunto (skor 2,39)
C. Kabupaten Agam (skor 2,36)
D. Kota Pariaman (skor 2,36)
E. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,34)
F. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33)
G. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,30)
H. Kabupaten 50 Kota (2,28)
I. Kabupaten Tanah Datar (skor 2,28)
J. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)
K. Kabupaten Solok (skor 2,19)
L. Kota Solok (skor 2,17)

Dalam hal ini, Semakin rendah Skor pada daerah tersebut maka, semakin kurang baik kondisi pencegahan dan penanganan Covid-19.

3. Zona Kuning dengan Resiko Rendah
(Skor nya dimulai dari angka 2,41 – 3,0).
A. Kabupaten Sijunjuang (skor 2,75)
B. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,64)
C. Kota Padang Panjang (skor 2,59)
Kota Bukittinggi (skor 2,55)
D. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,53)
E. Kabupaten Pasaman (skor 2,52)
F. Kota Payokumbuah (skor 2,51)

Dalam hal ini, semakin tinggi skor pada daerah tersebut, maka, semakin baik pula dalam pengendalian penyebaran covid-19 di daerah.

4. Berdasarkan Minggu 38 diatas, Zonasi Merah dan Hijau tdak ada Kasus, artinya, tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus Meninggal Dunia dalam 1 bulan terakhir.

(Andar MK)

Pos terkait