Update Data Covid-19 Kabupaten Solok, 10 Desember : Konfirmasi 6 Orang, Suspect dan Sembuh Nihil

Pemerintah Kabupaten Solok kembali merelease informasi data Gugus Tugas covid-19 hari ini Kamis, 10 Desember 2020, melalui Dinas Kesehatan dan disampaikan oleh jubir covid-19 Kab. Solok kepada awak media topsumbar.co.id, guna di informasikan kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah maupun diluar Kabupaten Solok.

Dinkes, melalui Kabag Humas Pemkab Solok, Syofiar Syam, S. Sos, M. Si menjelaskan bahwa pada hari ini tidak ada kasus Suspect covid-19, karena hasil pemeriksaan Spesimen nya Negatif dan pasien Sembuh pada hari ini juga tidak ada sama sekali, namun hari ini telah terjadi lagi penambahan jumlah kasus komfirmasi covid-19 sebanyak 6 (enam) orang, di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya :
1. Perempuan, Umur 20 tahun, beralamat di Nagari Bukit Tandang Kecamatan Bukit Sundi, yang bersangkutan adalah Mahasiswi dan merupakan kasus Suspect dari Puskesmas Muara Panas, saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

2. Laki-laki, Umur 25 tahun, beralamat di Nagari Bukit Tandang Kecamatan Bukit Sundi, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfrmasi dan saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

Bacaan Lainnya

3. Laki-laki, Umur 14 tahun, beralamat di Nagari Bukit Tandang Kecamatan bukit Sundi, yang bersangkutan adalah Pelajar dan merupakan kasus Suspect dari Puskesmas Muara Panas, saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

4. Laki-laki, Umur 11 tahun, beralamat di Nagari Bukit Tandang Kecamatan Bukit Sundi, yang bersangkutan adalah Pelajar dan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

5. Perempuan, Umur 19 tahun, beralamat di Nagari Selayo Kecamatan Kubung, yang bersangkutan adalah Mahasiswi IAIN Bukittinggi, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi dan saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

6. Laki-laki, Umur 19 tahun, beralamat di Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak, yang bersangkutan adalah Pelajar dan merupakan pasien yang melakukan pemeriksaan Spesimen karena, hasil rapid reaktif untuk melakukan perjalanan ke Batam, saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

Dengan demikian, sampai hari ini Jumlah kasus komfirmasi covid-19 di daerah Kabupaten Solok sudah tercatat sebanyak 508 (lima ratus delapan) orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 105 (seratus lima) orang dan Sembuh 382 (tiga ratus delapan puluh dua) orang, Dirawat 5 (lima) orang serta Meninggal Dunia sebanyak 16 (enam belas) orang, terangnya.

Kemudian, yofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menerangkan bahwa sampai saat ini untuk Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 5.745 (lima ribu tujuh ratus empat puluh lima) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Seterusnya, Kabag Humas Syofiar Syam memaparkan total jumlah, baik itu Terkomfirmasi Positif covid-19, yang Dirawat, Karantina Mandiri dan Sembuh serta Meninggal Dunia di per Kecamatan yang ada di Kabupaten Solok, berikut rinciannya :
1. Untuk Kecamatan X Koto Singkarak, total kasus Konfirmasi Positif covid-19 berjumlah 65 orang yang di
Karantina Mandiri 20 orang, Dirawat 1 orang dan yang Sembuh sebanyak 41 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 4 orang.

2. Untuk Kecamatan Pantai Cermin, total kasus konfirmasi covid-19 sebanyak 5 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri tidak ada, Dirawat juga tidak ada dan yang Sembuh sebanyak 4 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 1 orang.

3. Kecamatan Kubung total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 241 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 43 orang dan Sembuh sebanyak 192 orang serta Meninggal Meninggal Dunia sebanyak 5 orang dan Dirawat 1 orang.

4. Untuk Kecamatan Lembah Gumanti total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 10 orang, terdiri dari Dirawat 0 orang, Sembuh 4 dan Meninggal Dunia 4 orang serta Karantina Mandiri 2 orang.

5. Untuk Kecamatan Junjung Sirih total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 20 orang yang terdiri dari, Sembuh 11 orang, Karantina Mandiri 6 orang serta Dirawat 4 orang dan Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

6. Kecamatan X Koto Diatas total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 15 orang, yang terdiri dari yang Sembuh sebanyak 11 orang, sedangkan untuk pasien Karantina Mandiri sebanyak 4 orang dan Dirawat serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

7. Untuk Kecamatan Gunung Talang total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 105 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 14 orang dan Sembuh 89 orang serta Meninggal Dunia 1 orang dan Dirawat 1 orang.

8. Kecamatan Payung Sekaki total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 3 orang, yang terdiri dari Sembuh sebanyak 2 orang dan meninggal dunia 1 orang serta dirawat, Karantina Mandiri sudah tidak ada.

9. Kecamatan Lembang Jaya total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 5 orang, yang terdiri dari, Sembuh sebanyak 3 orang dan Karantina mandiri 2 orang, yang Dirawat serta Meninggal tidak ada.

10. Kecamatan Bukit Sundi total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 20 orang, yang terdiri dari Sembuh sebanyak 15 orang dan Karantina Mandiri 5 orang, Dirawat serta Meninggal tidak ada sama sekali.

11. Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 11 orang, yang terdiri Sembuh 5 orang dan Karantina Mandiri 6 serta Meninggal dunia dan dirawat tidak ada sama sekali.

12. Kecamatan Hiliran Gumanti, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 6 orang, yang Sembuh sebanyak 3 orang, Karantina Mandiri 3 orang, Dirawat dan Meninggal tidak ada sama sekali.

13. Kecamatan Tigo Lurah, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Karantina Mandiri, Dirawat, Sembuh serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

14. Kecamatan Danau Kembar, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Dirawat, Karantina mandiri serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

Kemudian, yofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menerangkan bahwa sampai saat ini untuk Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 5.703 (lima ribu tujuh ratus tiga) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Selanjutnya, hari ini juga ada 1 (satu) orang kasus Komfirmasi (karantina Mandiri) dari Nagari Saning Bakar Kecamatan X Koto Singkarak yang di pindahkan datanya ke Kota Solok.

Kemudian Syofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menyampaikan bahwa berdasarkan indikator Kesehatan masyarakat untuk penetapan zonasi suatu daerah dengan data onset (bukan data publish) yang di update sekali seminggu oleh Diskominfo Provinsi Sumatera Barat, di dapat hasil bahwa tidak ada lagi daerah di Sumbar dalam zona merah dan hijau.

Berikut hasil perhitungan data skor pada minggu ke-39 (6- 12 Desember 2020) pada zonasi di masing-masing daerah yang ada di Sumatera Barat, Berikut rincian datanya :
1. Zona Merah dengan Resiko Tinggi (Skor nya di mulai dari 0 – 1,8)

2. Zona Oranye dengan Resriko Sedang
(Skor nya dimulai dari angka 1,81 – 2,40)
A. Kabupaten Pasaman Barat (skor nya 2,40)
B. Kota Sawahlunto (skor nya 2,39)
C. Kabupaten Pasaman (skor nya 2,34)
D. Kota Padang (skor nya 2,31)
E. Kabupaten Dharmasraya (skor nya 2,28)
F. Kabupaten Pesisir Selatan (skor nya 2,18)
G. Kabupaten Padang Pariaman (skor nya 2,16)
H. Kabupaten Tanah Datar (skor nya 2,04)
I. Kabupaten Agam (skor nya 2,03)
J. Kabupaten Limapuluh Kota (skor nya 1,93)
K. Kota Padang Panjang (skor nya 1,90)
L. Kota Solok (skor nya 1,84)
M. Kabupaten Solok (skor nya 1,84)

Dalam hal ini, Semakin rendah Skor pada daerah tersebut maka, semakin kurang baik kondisi pencegahan dan penanganan Covid-19.

3. Zona Kuning dengan Resiko Rendah
(Skor nya dimulai dari angka 2,41 – 3,0).
A. Kabupaten Kepulauan Mentawai
(skor nya 2,73)
B. Kabupaten Solok Selatan (skor nya 2,52)
C. Kota Payakumbuh (skor nya 2,48)
D. Kota Pariaman (skor nya 2,51)
E. Kota Bukittinggi (skor nya 2,44)
F. Kabupaten Sijunjung (skor nya 2,44)

Dalam hal ini, semakin tinggi skor pada daerah tersebut, maka, semakin baik pula dalam pengendalian penyebaran covid-19 di daerah.

4. Berdasarkan Minggu 38 diatas, Zonasi Merah dan Hijau tdak ada Kasus, artinya, tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus Meninggal Dunia dalam 1 bulan terakhir.

(Andar MK)

Pos terkait