Keputusan Rasional Tentang Aplikasi Pembelajaran Jarak Jauh

Oleh: Trigina Nova Yolanda,S.Pd

Keputusan adalah  bentuk penyelesaian dari proses pemikiran tentang suatu masalah dengan cara menjatuhkan pilihan pada suatu alternatif dari beberapa alternatif yang ada. Keputusan biasanya identik dengan seorang manajer atau pemimpin dalam sebuah organisasi. Dalam perjalanan sebuah organisasi tentunya tidak terlepas dari masalah-masalah yang timbul, baik dari dalam organisasi maupun dari luar organisasi.

Demikian juga halnya dalam sebuah organisasi sekolah, masalah yang datang dari guru, siswa, orang tua maupun masyarakat sekitar merupakan hal biasa dihadapi oleh seorang Kepala Sekolah. Terlebih pada masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat ini, seorang Kepala Sekolah harus mampu mengambil keputusan yang berhubungan dengan PJJ dengan tepat. Mulai dari masalah kesiapan sekolah dalam melengkapi sarana pembelajaran daring sampai masalah menentukan aplikasi PJJ yang cocok untuk sebuah sekolah. Diperlukan teknik pengambilan keputusan yang baik oleh seorang Kepala sekolah agar sasaran yang ditetapkan sekolah dalam PJJ dapat tercapai.

Bacaan Lainnya

Keputusan terbaik  dapat dihasilkan oleh seorang Kepala Sekolah dengan teknik pengambilan keputusan yang tepat. Salah satu teknik pengambilan keputusan yang dapat digunakan dalam situasi pandemi ini adalah teknik keputusan rasional. Menurut Basyaib, F (2016) pada pengambilan keputusan yang berdasarkan rasional, keputusan yang dihasilkan bersifat objektif, logis, lebih transparan, konsisten untuk memaksimalkan hasil atau nilai dalam batas kendala tertentu, sehingga dapat dikatakan mendekati kebenaran atau sesuai dengan apa yang diinginkan.

Pengambilan keputusan rasional sangat ditentukan oleh kemampuan suatu organisasi dalam menyelesaikan masalahnya. Karena pengambilan keputusan rasional adalah pengambilan keputusan yang dilakukan berdasarkan data dan fakta yang tersedia, berdasarkan pencarian informasi secara menyeluruh dari semua komponen yang terlibat.

Salah satu masalah yang harus dicarikan solusinya saat ini dengan pengambilan keputusan rasional adalah proses penentuan aplikasi pembelajaran jarak jauh yang akan digunakan. Aplikasi yang dipilih  harus disesuaikan dengan kondisi sekolah, guru dan siswa. Untuk menentukan aplikasi yang tepat digunakan diperlukan lima tahapan seperti yang kemukakan oleh Wendy Bloisi dalam Susanto,R (2016), yaitu: (1) Problem awareness (kesadaran adanya masalah), (2) Problem definition (definisi masalah), (3) Decision making (pengambilan keputusan), (4) Action plan implementation (implementasi rencana tindakan), (5) Follow up trough (tindak lanjut).

Pertama seorang  Kepala Sekolah harus sadar adanya masalah. Pada tahap ini Kepala Sekolah harus mengetahui bahwa ada masalah pada pola pembelajaran akibat adanya pandemi ini. Dengan kondisi daerah yang selalu bertukar-tukar warna zonanya,maka pembelajaran tatap muka belum bisa dilaksanakan. Langkah yang tepat agar PBM tidak berhenti dan siswa tetap dapat menerima pelajaran adalah dengan PJJ/daring.

Kedua adalah mendefinisikan masalah. Pada tahap ini semua informasi harus dikumpulkan, sehingga semua faktor yang relevan dapat dianalisa untuk dapat menentukan penyelesaiannya. Contohnya, Kepala Sekolah mengumpulkan data guru yang mahir IT dan tidak mahir IT. Data aplikasi apa yang mudah dipakai oleh guru dan familiar bagi siswa. Data aplikasi yang berbayar dan gratis atau disediakan oleh pemerintah. Data aplikasi yang dapat meningkatkan kreativitas guru dalam menyiapkan bahan ajar. Data aplikasi yang support untuk semua perangkat pembelajaran. Data aplikasi yang bisa digunakan online maupun offline, serta data lain yang menunjang pengambilan keputusan yang tepat.

Ketiga, adalah pengambilan keputusan. Seorang Kepala sekolah harus terbuka terhadap segala alternatif yang mungkin. Misalkan disekolah terdapat beberapa orang yang mampu dan menguasai aplikasi tertentu. Maka ini menjadi dasar bagi kepala sekolah untuk menetapkan aplikasi tersebut dalam pembelajaran.Banyak keuntungan yang dapat diambil dari keputusan tersebut. Sekolah bisa memanfaatkan guru-guru yang sudah mahir untuk menjadi mentor bagi guru yang belum mahir.begitupun mereka dapat mensosialisasikan kepada siswa dengan cepat dan tepat.

Langkah keempat adalah implementasi rencana tindakan. Pada tahap ini dilakukan penetapan  tugas serta tanggung jawab kepada guru-guru yang sudah mahir. Langkah kelima adalah tindak lanjut yaitu suatu kegiatan untuk mengembangkan dan memelihara sikap positif dalam setiap orang yang terlibat pada proses pelaksanaan. Kepala sekolah perlu memotivasi dan mengapresiasi guru-guru dalam proses penggunaan aplikasi PJJ yang telah ditetapkan. Serta mengevaluasi setiap permasalahan yang ada untuk dicarikan solusi yang tepat.

Diharapkan dengan teknik keputusan rasional ini dapat ditentukan aplikasi PJJ yang tepat bagi semua warga sekolah. Sehingga tidak ada perubahan aplikasi yang digunakan saat semester sudah berjalan. Tentu sangat ribet bagi guru dan siswa jika ditengah semester aplikasi PJJ diganti hanya karena tidak tepatnya pengambilan keputusan oleh Kepala sekolah. (***)

Penulis adalah Guru SMAN 2 Solok dan sedang menempuh pendidikan Pascasarjana IAIN Batusangkar 

 

Pos terkait