Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Padang Panjang · 1 Okt 2022 22:47 WIB ·

Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri Kota Padang Panjang Pamerkan Karya Worshop


 Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri Kota Padang Panjang Pamerkan Karya Worshop Perbesar

Padang Panjang | TopSumbar – Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri Kota Padang Panjang pamerkan karya worshop, di hotel Pangeran, Sabtu (1/10).

Tidak kurang 120 karya dipamerkan pada pameran inovasi seni kerajinan Makrame yang pada pameran ini dikhususkan bagi kaum disabilitas dan pengrajin perempuan.

Melansir laman Kominfo Padang Panjang, pameran makrame ini dibuka wakil walikota Padang Panjang Asrul dan turut disaksikan Kepala Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB), Unri, S.S, M.Si, ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, dan Wakil Rektor II Institut Seni Indonesia bidang sumber daya manusia dan umum Purwo Prihatin, S. Sn, M. Hum.

Wawako Asrul dalam sambutannya mengapresiasi para pengrajin Makrame yang sudah memamerkan karyanya dengan baik.

Ia berharap akan muncul inovasi-inovasi pemberdayaan masyarakat lainnya di tengah-tengah warga.

“Kita berharap Kerajinan Seni Makrame ini bisa berkembang di Kota Padang Panjang. Karena kita punya potensi dengan keberadaan SDM dari Institut Seni Indonesia (ISI) yang bisa menjadi fasilitator, instruktur ataupun fasilitator bagi masyarakat kita. Harapan kita suatu hari nanti Padang Panjang akan dikenal dengan produk Kerajinan Makrame yang berkualitas tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB), Unri, S.S, M.Si juga menyampaikan pihaknya berharap Kota Padang Panjang bisa menjadi central bagi Kerajinan Seni Makrame.

“Kebudayaan ini tidak bisa kita lahirkan sendiri, maka dari itu kami mengimbau kepada semua pihak di lingkungan Pemerintah Kota ke depannya bisa bekerja sama dalam membentuk ekosistem kebudayaan. Kami yakin Padang Panjang bisa menjadi pusat kebudayaan benda maupun tak benda,” tuturnya.

Usai melakukan pemotongan pita pameran Makrame, Wawako Asrul bersama kepala BPNB Unri, Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Dian Puspita Fadly Amran, dan Wakil Rektor II  Institut Seni Indonesia bidang sumber daya manusia dan umum Purwo Prihatin, melihat dari dekat pameran yang memamerkan tas, tirai pintu, pajangan, syal, gantungan hias dan lainnya.

Pada pameran Makrame yang berlangsung selama lima hari, 1-5 Oktober ini merupakan tindak lanjut dari workshop yang telah dilakukan sebelumnya oleh kaum Disabilitas dan Perempuan pada 20 Agustus hingga 3 September lalu melalui fasilitasi Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Mengutip Wikipedia, Makrame sendiri adalah suatu seni yang menyatukan simpul yang terdiri atas beberapa tali atau benang untuk membuat sebuah karya tangan. Disebut karya tangan karena macrame memang dibuat dengan tangan atau biasa disebut handmade.

(Alfian YN)

Hits: 16

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tersangka Pembunuhan di Ngalau Padang Panjang Ditangkap, MR Terancam Hukuman Mati

29 November 2022 - 17:08 WIB

Begini Kronologi Truck Pertamina yang Terjun ke Jurang di Cubadak Bungkuk Silaing

28 November 2022 - 11:13 WIB

Tidak Kuat Menanjak, Truck Pertamina Terjun ke Jurang di Cubadak Bungkuk Silaing

28 November 2022 - 05:48 WIB

Santri Perguruan Thawalib Padang Panjang Raih Anugerah Hafal al Quran

25 November 2022 - 15:08 WIB

Jalin Silaturahmi, Kapolres Padang Panjang Tatap Muka Dengan Tokoh Masyarakat Nagari Paninjauan

22 November 2022 - 21:02 WIB

Kepala Rutan Padang Panjang Punya Philosophy Menghadapi Warga Binaan, Apa Itu?

22 November 2022 - 11:32 WIB

Trending di Padang Panjang