DPRD Padang Panjang Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Kota ke-230, Pemko Usung Spirit ‘Tangguh dan Berdaya Saing’

138

Kota Padang Panjang pada 1 Desember 2020 genap berusia 230 tahun. Sebuah usia dan perjalanan lumayan panjang bagi kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

Di tengah wabah Covid-19 melanda seantero kawasan bumi dan termasuk kota Padang Panjang, kota berhawa sejuk ini tetap menunjukkan semangat juang tak menyerah dengan keadaan.

Terbukti, pemerintah dan masyarakatnya terus bergerak memajukan kota. Berbagai prestasi pun diraih.

Tidak berlebihan bila pada momentum peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-230 tahun ini, pemerintah kota setempat mengusung spirit “Padang Panjang tangguh dan berdaya saing”.

Sekaitan dalam rangka memperingati HJK ke-230 itu, DPRD Kota Padang Panjang menggelar rapat paripurna, di ruang rapat utama, gedung DPRD setempat, Selasa, (1/12/2020).

Dalam rapat paripurna memperingati HJK ke-230 di gedung DPRD hadir bersatu padu eksekutif, legislatif, sejumlah tokoh masyarakat dan kian terasa istimewa karena turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md dalam sambutannya sekaligus membuka rapat paripurna, berharap Pemko dan DPRD terus bersinergi memajukan kota di usia ke -230 tahun dan ia juga menghimbau Pemko hendaknya segera merealisasikan program yang telah ditetapkan.

“Setiap program yang direncanakan, agar segera direalisasikan dan dapat dirasakan oleh masyarakat, serta tepat waktu,” katanya.

Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dalam sambutannya meyampaikan, HJK merupakan suatu kebahagiaan bagi masyarakat Kota Padang Panjang.

“Walau peringatan HJK kali ini kita peringati di tengah pandemi Covid-19, tentunya tidaklah mengurangi khidmatnya peringatan ini,” ucap Walikota diawal sambutannya.

Selanjutnya dikatakan Walikota, HJK merupakan kilas balik dan refleksi Pemerintah kota dan masyarakat untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Di tahun 2020, pemerintah kota Padang Panjang telah menargetkan sejumlah agenda kegiatan dan program. Meski akhirnya dialihkan dalam penanggulangan Covid-19.

Pemko juga terus mengejar target dan berupaya merealisasikannya seiring disahkannya APBD 2021. Seperti pembenahan sarana prasarana Pasar Pusat Padang Panjang, pembangunan pedestrian dan lanjutan pengadaan tanah dan perencanaan Sport Center.

Disebutkan juga selama tahun 2020 Padang Panjang berhasil meraih sejumlah penghargaan, diantaranya, Indonesia Smart Nation Award (ISNA) kategori Smart Environment, STMB berkelanjutan, Nugra Jasa Darma Pustokloka Kategori Pejabat, Bronze Winner Tourism Award, Natamukto Award.

Kemudian Goverment Creatvity Innovation Entreprenuership Leadership Award (kategori wisata berbasis kelurahan), Pasar SNI dan Rumah Kemasasan, Apresiasi Kementerian Perdagangan atas program “Tembang Indah Si Jempol (Tera Ulang Insyaa Allah Membawa Berkah, Siap Jemput Bola).

“Dan banyak lagi penghargaan yang telah diraih Kota Padang Panjang,” tuturnya.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, diawal sambutannya, mengucapkan selamat HJK bagi Kota Padang Panjang ke-230 tahun, semoga semakin maju, semakin berjaya, dan masyarakatpun sejahtera. Peringatan hari ulang tahun kali ini tidaklah seremonial belaka, tetapi memberikan makna penting untuk evaluasi untuk kemajuan Kota Padang Panjang.

“Saya merasa bangganya dapat hadir dalam moment yang sangat spesial ini. Merayakan HJK Padang Panjang dengan bersatu dalam keberagaman menjadi bagian bersama segenap elemen masyarakat Padang Panjang. Untuk itu, marilah kita memaknai dan jadikan momentum ini sebagai refleksi perjuangan dari pendahulu kita para Pendiri Kota ini,” sambut Irwan Prayitno, dirilis biro Humas Setdaprov Sumbar.

Irwan Prayitno menyampaikan kekagumannya atas sinergitas antara Pemkot Padang Panjang dengan warga yang secara bersama bergotong-royong, bersatu padu melakukan kerja dan karya terbaik dalam pembangunan, sehingga Kota Padang Panjang menjadi berkembang begitu pesat dan semakin maju.

“Saya rasa di era otonomi daerah demokrasi, kehadiran beliau sebagai pimpinan perlu di contoh dan ditiru, dari segi kekompakannya,” kata Irwan Prayitno.

Kemajuan Padang Panjang berkat kerja keras Wako Fadly Amran dan Wawako Asrul yang selalu kompak bersama DPRD, Forkopimda dan semua elemen beserta masyarakat. Selama dua tahun Padang Panjang fokus pada penguatan ekonomi sosial, dorongan kualitas SDM dan sarana pendidikan.

“Sepengetahuan saya belum ada kisruh di dalam kepemimpinan mereka berdua. Ini contoh yang baik. Semoga mereka berdua tetap harmonis sampai akhir kepemimpinan nanti,” ucapnya.

Ini ditekankan Gubernur Sumbar, agar semua kepala daerah harus kompak. Apalagi dalam mengambil suatu keputusan harus sportif. Kalau tidak kompak tentunya yang dirugikan masyarakat.

“Bayangkan kalau mereka tidak kompak, terjadi sikut menyikut, lima tahun yang rugi adalah rakyat, pembangunan tidak terselesaikan,” ungkapnya.

Selanjutnya, berbicara sektor pendidikan Irwan Prayitno mengatakan, ia mendapatkan kabar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa Sumbar masuk dalam 100 SMA terbaik se Indonesia. Dari 100 SMA tersebut ada dua yang berasal dari Sumbar. Keduanya ada di Kota Padang Panjang.

Tentunya ini membuktikan kepedulian dan komitmen pemko Padang Panjang dalam sektor pendidikan yang mengalah pendidikan di daerah lainnya Sumbar.

“Ini luar biasa, mengalahkan SMA-SMA yang ada di Sumbar,” tuturnya.

Irwan Prayitno menjelaskan, potensi Padang Panjang sangat banyak mulai dari sektor ekonomi, sosial budaya, pariwisata, pendidikan, pembangunan dan berbagai sektor lainnya, yang sudah dituangkan pada program dan masuk dalam RPJMD. Namun terhenti karena pandemi Covid-19.

Tidak hanya, Padang Panjang saja yang terdampak Covid-19, hampir seluruh dunia terkena Covid-19.

“Alhamdulillah, dengan sentuhan tangan dinginnya Fadly-Asrul dan dukungan dari DPRD, Pemko Padang Panjang dibanjir prestasi di tengah pandemi Covid-19,” ujar Irwan Prayitno.

Selain itu Irwan Prayitno berharap di tengah pandemi Covid-19 Pemko Padang Panjang terus bersemangat membangun, tetap produktif dan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita do’akan agar Covid cepat selesai dan kita sebagai pemerintah berupaya maksimal memulihkan pada semua sektor yang terdampak oleh Covid,” harapnya.

Sebagai penutup, Gubernur Sumbar mengucapkan Selamat HJK Padang Panjang ke- 230, semoga bisa memberikan yang terbaik. “Mari majukan Kota Padang Panjang yang tangguh dan berdaya saing, agar rakyat sejahtera,” tutupnya.

Sedangkan dari unsur tokoh masyarakat (ninik mamak -red) tampil Ketua KAN Bukit Surungan, Faiz Fauzan El Muhammady Datuak Bagindo Marajo.

Ia mengatakan, HJK hakikatnya merupakan peringatan, sejauh mana amanah dijalankan Pemko yang dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

“Kita memohon kepada Allah selalu diingatkan akan kebenaran dan menguatkannya. Semoga kita mampu mencegah kemungkaran,” katanya.

Selanjutnya Angku Faiz mengimbau untuk menjaga dan menyelamatkan marwah Kota Padang Panjang, serta membangkitkan kembali Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Kami berharap, Pemko dan DPRD segera merampungkan Perda Nagari yang diharapkan dapat menyelamatkan generasi kita. Tegakkan kebenaran dan cegah kebatilan,” tukuknya.

Usai rapat paripurna, acara dilanjutkan dengan penyematan pin emas bagi 10 orang tokoh masyarakat yang ikut memberikan sumbangsih dan prestasi masing-masing dalam kemajuan kota Padang Panjang.

Penyematan pin emas ini, dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H, Irwan Prayitno, S.Psi, MSc Datuak Rajo Bandaro Basa didampingi Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Walikota, Drs. Asrul dan Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md.

(AL/BS)

loading...