Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Ekonomi Bisnis · 2 Des 2021 10:16 WIB ·

Usaha Mebel dan Furniture Jati Idaman Milik Soleh Pertahankan Kualitas dan Tampilan Menarik


 Usaha Mebel dan Furniture Jati Idaman Milik Soleh Pertahankan Kualitas dan Tampilan Menarik Perbesar

Usaha mebel dan furniture Jati Panca Jaya milik Soleh yang beralamat di Jorong Padang Sidondang Nagari Sitiung Kabupaten Dharmasraya tetap menggeliat ditengah pandemi yang masuk ke Indonesia sejak 2020 lalu.

Bertahannya mebel dan furniture Jati Panca Jaya ditengah himpitan ekonomi disebabkan kepercayaan dan kualitas asli kayu jati yang diberikan pada konsumen. Seperti perabotan lemari pakaian, kursi, set kamar, set meja makan, kaligrafi dan barang lainnya dibuat dari bahan jati asli kualitas tinggi.

Soleh, pria kelahiran Demak Provinsi Jawa tengah itu menceritakan pada Topsumbar.co.id Kamis (02/12/2021), usaha ini ditekuninya dari awal kedatangannya ke Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2012 lalu, sebagai perantau dari tanah Jawa dengan berbekal keahlian seni dan kerajinan di bidang mebel dan furniture dirinya melanjutkan bisnis keluarganya.

“Panca Jaya Furniture adalah usaha keluarga besar yang bergerak di mebel dan furniture berbahan dari kayu jati asli. Di Dharmasraya ini saya dari tahun 2012 sampai 2021 itu sudah 9 tahun menjalankan usaha jati ini,” ungkap Soleh.

Banyaknya masyarakat Dharmasraya yang berminat membeli perabotan berbahan dasar kayu jati milik Saleh dikarenakan memiliki kualitas kokohan yang sangat baik, perawatannya sangat mudah selain itu, kayu jati memiliki kualitas yang lebih terjamin dan gampang dilihat dari bentuk serat, tekstur yang terlihat indah dan bernilai estetika dibanding jenis kayu lainnya.

“Untuk barang mebel dan furniture jati yang kita produksi di rumah, begitu barang siap kita antar kepada pelanggan ke berbagai daerah, di Muaro Bungo Provinsi Jambi ada pelanggan tetap kita disana, ada 6 toko grosir khusus furniture. Untuk Muaro Bungo peminat furniture Bahan Jati lebih banyak dibanding Dharmasraya. Hal itu terbukti dari lancarnya pesanan ke daerah tersebut setiap Minggu nya,” ungkap Saleh.

Sementara di Dharmasraya hampir semua Toko Furniture punya sistem yakni barang dipajang dulu setelah berhasil dijual, uang baru bisa diterima, berbeda dengan di Muaro Bungo, barang diantar kesana, uang langsung dibayar cash.” imbuhnya.

“Sebelum Covid-19 melanda usaha produksi mebel dan furniture jati Soleh yang dibantu oleh empat orang pekerja nya bisa mencapai omset ratusan juta dalam satu bulan. Saat ini usaha turun dratis, selain itu meski harga bahan baku terus naik, kami tidak pernah terkendala masalah dengan pasokan kayu dan permintaan dari daerah Muaro Bungo,” tuturnya.

Peminat mebel dan furniture kayu jati selain ibu-ibu rumah tangga yang mendominasi juga ada dari beberapa perkantoran yang memilih produk jati dibandingkan produk lain.

Soleh pemilik Panca Jaya usaha mebel dan furniture asli jati menawarkan harga lebih murah dibanding harga jual toko, konsumen bisa memesan barang mulai dari bentuk hingga warna, sesuai keinginan. Soal harga bisa dua kali bayar yakni DP dan saat pengantaran barang. Bagi yang ingin memesan mebel dan furniture asli jati dari Panca Jaya Mebel dan furniture langsung saja hubungi nomor telepon : 081312037227 atau 082382351999 atas nama Soleh.

(Yanti)

Hits: 4

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Migor Tetap, Cabai Turun Dan Beras Naik

15 September 2022 - 18:27 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia

7 September 2022 - 10:56 WIB

Kopi Indonesia Mendunia, Puan Maharani Ajak Kader PDI Perjuangan Majukan Hidup Petani

30 Mei 2022 - 07:51 WIB

Kemitraan Bersama Petani Sawit Tingkatkan Taraf Hidup

14 Mei 2022 - 19:00 WIB

DPRD Sumbar Panggil Bank Nagari, Skimming Data Nasabah di Padang Kerugian Capai 1,5 Miliar

12 Mei 2022 - 15:45 WIB

Harga Sawit di Dharmasraya Meroket Turun, dalam Dua Hari Capai 950 Rupiah

27 April 2022 - 09:09 WIB

Trending di Dharmasraya