Walikota Padang Panjang Apresiasi Tokoh Masyarakat Bentuk GANN

194

Keinginan besar untuk berkontribusi memberantas narkoba di Kota Padang Panjang menjadi alasan sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai kalangan dan lintas disiplin ilmu, membentuk pengurus DPD dan DPC Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN).

Kehadiran organisasi itu mendapat dukungan dari Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano. Walikota Fadly mengapresiasi upaya dari tokoh masyarakat memerangi narkoba, karena merupakan bagian dari visi dan misi walikota dan wakil walikota menjadikan Kota Padang Panjang bermarwah dan bermartabat.

Hal itu dikemukan Wako Fadly saat beraudiensi dengan para pengurus DPD dan DPC GANN di ruang kerja nya, Senin (10/02/2020)

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran GANN yang mau meluangkan waktu, tenaga, dan fikirannya, untuk bersama sama mencegah dan memberantas bahaya laten narkoba ditengah masyarakat,” ungkap Wako.

Selain bersilaturahmi, para pengurus DPD dan DPC GANN turut menyampaikan adanya agenda pengukuhan organisasi itu pada 26 Maret mendatang.

Kemudian, pada tanggal yang sama juga akan diselenggarakan deklarasi anti narkoba dengan pembubuhan tanda tangan masyarakat pada spanduk sepanjang 200 meter. 1000 lebih tanda tangan diperkirakan akan didapat di hari itu.

DPD GANN saat ini diketuai oleh Gema Yudha, SE, SH,MH, Datuak Maraalam. Sementara itu, DPC GANN diketuai oleh Drs. Dalius Rajab. Baik DPD maupun DPC GANN sama-sama beralamat di Kota Padang Panjang, di Jalan Gatot Subroto No. 1 Simpang Monas, di Kelurahan Ngalau.

Ketua DPD GANN Gema Yudha menyampaikan sebagai mitra BNN, GANN akan membantu pemerintah mencegah dan memberikan penyuluhan di kalangan anak muda . “Sasaran kita peserta didik, kita berupaya jangan sampai mereka menyentuh narkoba,” katanya

Ketua DPC GANN, Dalius Rajab mengatakan ada berbagai unsur yang terlibat disitu. Antaralain, ninik mamak, alim ulama, pengacara, dokter serta bermacam profesi lainnya. ” Kita fokus menyelamatkan generasi muda,” pungkasnya. (AL/Kominfo)

loading...