Wali Kota Hendri Septa: Plus Minus PPKM di Kota Padang

Sejauh ini, Kota Padang telah menerapkan PPKM sejak beberapa minggu belakangan. Terhitung mulai tanggal 2 hingga 9 Agustus mendatang, Kota Padang kembali menerapkan PPKM atau perpanjangan PPKM sebelumnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa, menilai penerapan PPKM di Kota Padang ada plus dan minusnya. Nilai plusnya, sejak PPKM, keinginan masyarakat untuk melakukan vaksinasi meningkat tajam. Sementara nilai minus pelaksanaan PPKM di Padang yakni kegiatan sektor ekonomi kandas total. Aktifitas dan kegiatan usaha masyarakat dibatasi, sekolah dilaksanakan secara daring, objek wisata ditutup dan lain sebagainya.

“Kita berusaha bagaimana PPKM ini tidak menyusahkan warga. Kita mengizinkan masyarakat untuk berusaha dari pagi sampai pukul 9 malam. Selain itu, masyarakat juga bisa makan di tempat,” jelas Wali Kota. Dilansir Topsumbar.co.id dari laman Humas Kota Padang. Senin, (02/08/2021).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Hendri Septa berharap agar seluruh warga benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan. Mengenakan masker saat beraktifitas, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan, agar tidak diberlakukan lagi PPKM di Padang.

“Kalau kita bisa menjaga protokol kesehatan, Insya Allah Kota Padang tidak perlu lagi PPKM ini,” ucap Wali Kota.

“Saat ini masih ada sekitar 4.500 pasien yang masih dinyatakan positif COVID-19. Karena itu, kita memohon agar warga bisa menjaga kesehatannya dengan menjalani prokes dengan baik dan menjauhi kerumunan,” ujar Hendri Septa.

(Ha/Hms)

Pos terkait