Wako Zul Elfian Pimpin Rapat Evaluasi PPKM Mikro

55

LWali Kota Solok Zul Elfian Umar pimpin rapat evaluasi pelaksanaan Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro sejak 8 Juli lalu bersama jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat Kota Solok, Jumat (16/07/2021).

Rapat yang digelar di ruang rapat Wali Kota itu dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Solok yang diwakili Ketua Komisi I, Nasril In, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, Ketua LKAAM, H. Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Bundo Kanduang, Sitta Novembra, Plh Sekda M. Safni, Kepala RSUD M. Natsir, RST, OPD terkait serta Camat.

Adapun yang menjadi poin evaluasi pelaksanaan pengetatan PPKM di Kota Solok adalah terkait jumlah kasus per hari, zona Kota Solok, pelaksanaan Pengetatan PPKM di lapangan, vaksinasi (yang sudah divaksin, target sasaran vaksinasi, jumlah vaksin yang tersedia), pelaksanaan testing, tracing, dan treatment, serta kesiapan Kota Solok menghadapi peningkatan kasus.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Solok Zul Elfian Umar menyampaikan kekhawatirannya melihat perkembangan kasus Covid-19 di tanah air. Oleh karena itu, Wako mengajak semua pihak serta masyarakat untuk berpikir bahwa saat ini seakan-akan dalam PPKM Darurat sehingga akan menjadikan semua lebih serius dalam meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Wako, evaluasi ini perlu dilakukan agar Kota Solok tidak benar-benar sampai harus menerapkan PPKM Darurat.

“Namun jika itu terjadi, kita harus siap dengan rencana yang matang dalam menyelamatkan masyarakat. Jadi sangat dibutuhkan keseriusan bersama,” kata Wako.

“Sosialisasi mungkin sudah cukup, saatnya pelaksanaan dan menekan penyebaran Covid di Kota Solok dengan serius. Oleh karenanya saya minta kepala OPD terkait dan camat serta kelurahan-kelurahan jangan abai, kita harus tetap semangat melawan Covid ini. Jangan sampai terjadi lagi lonjakan kasus di Kota Solok,” tegas Wako.

Zul Elfian juga mengharapkan tokoh-tokoh agama serta garin masjid juga ikut mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi yang sedang digencarkan, salah satunya tentu memulai dari diri sendiri di samping juga ikut mengarahkan jamaah untuk ikut serta.

“Insya Allah warga Kota Solok dapat melaksanakan shalat Idul Adha di masjid yang ada di lingkungan masing-masing dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta didampingi pengawalan dari petugas keamanan, untuk sementara shalat Ied di lapangan ditiadakan,” tutup Wako.

(gra)

loading...