Wako Fadly Amran Berharap Muncul Inovasi Pengolahan Susu

Salah satu komponen sektor pertanian yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia adalah peternakan, terutama agribisnis susu. Kondisi geografis, ekologi dan kesuburan lahan di beberapa wilayah Indonesia, memiliki karakteristik yang sesuai untuk pengembangan agribisnis persusuan.

Untuk mendukung hal tersebut, Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano berharap nantinya muncul inovasi-inovasi dan produk turunan dari sapi perah di Kota Padang Panjang.

“Kami berharap turunan produk susu sapi bisa menggeliat di tengah masyarakat dan mudah-mudahan salah satu pelakunya adalah Bapak/Ibu yang mengikuti pelatihan. Ini pastinya akan sangat mendukung peternak-peternak kita. Melalui P4S Permata Ibu yang sudah membina 25 peternak dengan ratusan sapi dan ribuan liter produksi susunya. Kami berharap kita bersama membantu mencari inovasi-inovasi dan produk turunan dari sapi perah ini,” ujar wali kota muda ini.

Bacaan Lainnya

Harapan Fadly Amran ini sejalan dengan program Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi susu sapi perah. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, usaha peternakan sapi perah dan persusuan nasional merupakan salah satu sarana untuk mencegah terjadinya lost generation dari bangsa Indonesia (khususnya bagi generasi muda) akibat kekurangan asupan protein.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pelatihan pengolahan susu di Kota Padang Panjang. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Saya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyatakan, usaha peternakan sapi perah merupakan salah satu usaha di bidang pertanian yang berperan besar dalam menopang perekonomian nasional dan sebagai penyedia lapangan kerja.

“Untuk mendukung itu, dibutuhkan SDM-SDM andal, terampil, dan terlatih. Oleh karena itu, kita melakukan pelatihan pengolahan susu,” katanya.

Kondisi itu, katanya, juga melatarbelakangi kegiatan Pelatihan Teknis Bagi Non Aparatur Angkatan XXXIV yang diselenggarakan di P4S Permata Ibu, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 11-13 Oktober 2021 lalu, topik yang dibahas adalah Pengolahan Susu Sapi.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang.

Ketua P4S Permata Ibu, Novi Hendri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bapeltan Jambi yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan di P4S Permata Ibu.

“Kita berharap kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat bagi peserta dan bisa mentransfer ilmunya kepada sesama penggiat pengolah susu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas mengatakan, pelatihan ini bisa berlanjut sehingga bermanfaat bagi petani Kota Padang Panjang.

“Alhamdulillah ternyata Kota Padang Panjang mendapat perhatian dari Kementan. Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama ini. Semoga program ini tetap berlanjut dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan petani di Kota Padang Panjang, ”ujar Kadis.

Kegiatan dihadiri 30 orang peserta yang berasal dari dari Kota Padang Panjang.
Dalam pelatihan ini, selain membuat susu pasteurisasi, peserta juga diajarkan membuat olahan susu yang lain seperti ice cream susu dan permen susu.

(AL)

Pos terkait