Wakil Bupati Ajak Masyarakat Perjuangkan Mentawai Bebas dari Daerah Tertinggal

276

MENTAWAI, TOP SUMBAR — Hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November di Indonesia menjadi momen tak terlupakan bagi setiap rakyat Indonesia. Setiap masyarakat dan instansi pemerintah selalu memperingati hari pahlawan untuk mengenang jasa pejuang proklamasi di negara ini.

Di Kabupaten Kepulauan Mentawai hari pahlawan diperingati dengan menggelar upacara bendera. Pada tahun ini Mentawai mengangkat tema ”Aku Pahlawan Masa Kini’.

Rela berkorban, tanpa pamrih, pantang mundur dan percaya pada kemampuan sendiri adalah sikap para pahlawan, ungkap Wakil Bupati Kortanius Sabeleake saat menjadi inspektur upacara bendera, Minggu (10/11/2019).

Kortanius Sabeleake dalam sambutannya mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh peserta upacara menjadi pahlawan untuk mengabdi kepada masyarakat, yang terpenting marilah kita menjadi pahlawan untuk mengeluarkan Kabupaten Kepulauan Mentawai dari daerah tertinggal.

Kortanius Sabeleake juga mengatakan peringatan hari pahlawan diharapkan agar kita lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan seorang the founding father kita Bung Karno yang mengatakan bahwa ”hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawan nya dapat menjadi bangsa yang besar. Bung Karno juga menyatakan, Beri aku 1000 orang, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia, tegasnya dengan semangat.

Semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata, mengusir penjajah akan tetapi kita juga bisa menjadi pahlawan dengan cara menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, tambahnya.

Upacara dalam rangka memperingati hari pahlawan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Martinus, Unsur Forkopimda, para asisten, para pimpinan OPD, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para siswa SD, SMP dan SMA di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (AB)

loading...