Wahyu Harapkan Tidak Terjadi Pungli Peserta Pesantren Ramadan

443

PADANG, TOPSUMBAR–Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra melaksanakan kegiatan safari Ramadan di Mushalla Nurul Hadi, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara pada, Sabtu (26/5) malam. Hadir dalam kegiatan Pengurus Mushalla Nurul Hadi, Jemaah, RT, RW dan Lurah Alai Parak Kopi, Agustinus.

Dalam sambutannya ia meminta, pesantren Ramadan tahun depan tidak ada lagi pembayaran yang dipungut pada anak, karena itu dananya sudah ada dari APBD Padang. “Jika pungutan diminta pada anak, maka akan menjadi beban bagi para orangtua lagi,” ujar Wahyu.

Kemudian, Ia meminta kepada Pemko Padang melalui Kesra untuk tidak mempersingkat waktu pelaksanaan pesantren Ramadan serta mengembalikan pesantren ke Masjid/Mushalla.

“Dengan adanya pesantren Ramadan yang ada di lingkungan Masjid dan Mushalla setiap kelurahan lebih memudahkan orang tua dan warga memperhatikan anak-anak kita mengikuti kegiatan pesantren ini,” terangnya.

Tidak efektif rasanya pesantren ramadhan pendek waktunya dan di sekolah pelaksanaannya. Apabila dilaksanakan selama Ramadan dan lokasi di Masjid/Mushalla banyak manfaat dan pelajaran yang didapatnya.

“Aksi tawuran sangat minim terjadi diluar, karena siswa saling berkumpul antar sesama dan beda sekolah di rumah ibadah,” sebut Ketua DPD Golkar Padang ini.

Ia berharap, ini menjadi evaluasi bagi Pemko Padang melalui instansinya ke depan, supaya peserta didik yang ikut menjadi hafiz-hafizah nantinya dan ketentraman dan keamanan antar pelajar yang satu dengan yang lainnya dapat terwujudkan dan terealisasikan.

“Juga anak-anak kita yang bisa hafal 1 juz, itu akan bisa bebas memilih masuk tingkat SMP, jika hafal 4 juz, dari SMP bebas memilih masuk tingkat SMA yang diinginkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Mushalla Nurul Hadi Kelurahan Alai Parak Kopi, Syafril merasa senang atas kunjungan safari Ramadan DPRD Padang bersama rombongan.

“Ia berharap, ini terus berkelanjutan ke depannya, demi mempererat hubungan silaturahmi serta bisa hendaknya menyampaikan langsung persoalan atau keinginan masyarakat tentang kekurangan daerah dari berbagai aspek, tujuannya agar aspirasi yang disampaikan dapat dibantu serta realisasinya juga dilihat warga semua,” sebutnya.

Dalam safari itu, Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra juga menyerahkan secara simbolis bantuan Rp10 juta untuk pembangunan Mushalla Nurul Hadi ke depannya. Pembayaran dana bantuan ini nanti di transfer ke rekening pengurus Mushalla. (H/B)

loading...