Video Thawalib Juara 2 Video Kreatif Hari Santri Tingkat Sumbar

144

Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan video produksi Perguruan Thawalib Padang Panjang sebagai juara 2 (dua) pembuatan video kreatif antar pesantren se Sumbar dalam memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021.

Perwakilan santri Perguruan Thawalib, Rizki Azhari, Moh Cakrawangsa dan Muh Ferdinand, Rabu (20/10/2021) menerima piala dan piagam penghargaan dari Kanwil Kemenag Sumbar di Padang.

Video dengan judul Thawalib dalam 300 detik menyisihkan video lainnya dari berbagai pesantren di Sumbar yang dinilai oleh tim juri Kanwil Kemenag.

“Alhamdulillah video produksi para santri Thawalib bersama tim meraih juara kedua tingkat Sumbar antar pesantren,” kata Rizki Azhari.

Video konten kreatif pesantren yang diikuti ratusan pesantren tersebut mengutip keterangan dari panitia bahwa penilaian yang dilakukan adalah terhadap skrip video dengan bobot penilaian 35 persen, visual dinilai bobotnya 35 persen dan audio bobot nilai 30 persen.

Posisi juara 2 Video Perguruan Thawalib seperti dikatakan Wakil Sekretaris Yayasan Thawalib, Fahmi tidak terlepas dari kerja keras tim yang membuat video tersebut di tengah waktu pembuatan yang pendek serta suasana masih COVID-19.

“Ini prestasi atas kerja keras tim Perguruan Thawalib Putra yang membuat video tersebut dan diakui sebagai juara 2 tingkat Sumbar,” ucap Fahmi.

Video Penuh Sejarah

Video Thawalib Dalam 300 Detik adalah hasil kerja tim yang melibatkan para santri, guru, pimpinan perguruan dan yayasan.

Dalam video tersebut berisikan tentang napak tilas Perguruan Thawalib yang saat ini berusia lebih 110 tahun.

Seperti dikatakan Muh Alif Pratama yang ikut mendampingi pembuatan video, sejarah berdirinya Perguruan Thawalib serta perjalanan lebih satu abad.merupakan tantangan dalam membuat video yang dibatasi durasinya hanya beberapa menit saja.

“Tentu tidak.mudah menulis skrip dan pengambilan visualnya selain keterbatasan waktu durasi yang ditetapkan panitia juga karena.kisah perjalanan sejarah Thawalib yang cukup panjang. Jadi harus ada kejelian dalam menangani hal ini, ” ujarnya.

Dengan prestasi juara dua tingkat Sumbar tersebut mendapat apresiasi dari jajaran kepala sekolah MTs Thawalib Putra, Chandra Yuheri dan Kepala Sekolah KUI Putra, Ajisman. Mereka merasa bangga dengan prestasi yang diraih meski baru pertama ikut lomba pembuatan video konten dan kreatif ini.

“Alhamdulillah hasil karya video Thawalib diakui di tingkat Sumbar antar pesantren, ” kata Ajisman.

(AL/Rel)

loading...