Update Covid-19 Sumbar 27 Agustus : 41 Positif, 1 Meninggal dan Jumlah Sembuh Terbanyak dalam Satu Hari

475

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali merilis data terbaru data pantauan pasien Covid-19 se-Sumbar.

Menurut Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, dalam rilis data terakhir pembaharuan dan rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar hingga Kamis, (27/08/2020), pukul 19:10 WIB.

Juga diterima Topsumbar.co.id menyebutkan total sampai hari ini jumlah warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 berjumlah sebanyak 1.863 orang atau bertambah sebanyak 41 orang bila dibandingkan dengan jumlah update sehari sebelumnya, Rabu, (26/08/2020) tercatat 1.822 orang.

Kemudian pasien sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 55 orang. Dengan demikian jumlah pasien sembuh hari ini total tercatat 1.138 orang. Sebelumnya pada update kemarin, Rabu, (26/08/2020), tercatat 1.083 orang.

Selanjutnya pasien meninggal dunia hari ini dilaporkan kembali bertambah 1 (satu) orang. Dengan demikian total meninggal dunia hingga hari ini tercatat berjumlah 53 orang.

Adapun rincian total 1.863 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, adalah :

  1. Dirawat di berbagai rumah sakit 161 orang (8,64%)
  2. Isolasi mandiri 344 orang (18,46%)
  3. Isolasi daerah 21 orang (1,13%)
  4. Isolasi BPSDM 63 orang (3,38%)
  5. Isolasi PPSDM 83 orang (4,46%)
  6. Meninggal dunia 53 orang (2,85%)
  7. Sembuh 1138 orang (61,08%)

Diterangkan Jasman, berdasarkan laporan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Melaporkan 864 sampel (Lab Fakultas Kedokteran UNAND 678 spesimen dan Lab veterenir Baso Agam 186 spesimen), terkonfirmasi tambahan 41 (empat puluh satu) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2 (dua) konversi negatif bertambah 55 orang,” terang Jasman.

Sementara itu, Topsumbar.co.id mencatat jumlah pertambahan sembuh sebanyak 55 orang hari ini merupakan jumlah terbanyak pertambahan sembuh warga Sumbar dalam satu hari hingga saat ini.

Adapun secara total jumlah spesimen diperiksa sampai hari ini, Kamis, (27/08/2020) adalah 106.897 dan jumlah orang diperiksa 91.937.

“Positivity Rate (PR) : 2,03%,”

Selanjutnya, disebutkan Jasman, terkait asal daerah 41 orang warga terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini berasal dari 8 (delapan) daerah :

  1. Kota Padang 11 orang.
  2. Kota Solok 3 (tiga) orang.
  3. Kabupaten Tanah Datar 3 (tiga) orang.
  4. Kabupaten Padang Pariaman 6 (enam) orang.
  5. Kota Pariaman 2 (dua) orang.
  6. Kota Bukittinggi 7 (tujuh) orang.
  7. Kabupaten Agam 8 (delapan) orang.
  8. Kabupaten Limapuluh Kota 1 (satu) orang.

Berikut rincian pertambahan warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 41 orang, sembuh 55 orang dan meninggal 1 (satu) orang, hari ini :

Kota Padang 11 orang

  1. Pria 68 th, warga Indaruang, status pensiunan, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 37 th, warga Cengkeh, pekerjaan pedagang, disuga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 27 th, warga Kalumbuak, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 46 th, warga Nanggalo, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 46 th, warga Aia Tawa Barat, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 37 th, warga Batuang Taba, pekerjaan CS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 46 th, warga Lb. Kilangan, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 36 th, warga Lapai, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  9. Wanita 63 th, warga Anduriang, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan dirawat di RST Reksodiwiryo.
  10. Pria 54 th, warga Cengkeh, pekerjaan guru, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan dirawat di RST Reksodiwiryo.
  11. Pria 80 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan dirawat di RS. Yos Sudarso.

Kota Solok 3 (tiga) orang

  1. Pria 13 th, warga Tanjuang Paku, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 30 th, warga Simpang Rumbio, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 40 th, warga PPA, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Tanah Datar 3 (tiga) orang

  1. Pria 59 th, warga Pariangan, pekerjaan petani, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 18 th, warga Pariangan, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 19 th, warga Pariangan, status ex pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Padang Pariaman 6 (enam) orang

  1. Wanita 25 th, warga Campago, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi Pemda.
  2. Wanita 31 th, warga Padang Bintungan, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 43 th, warga Toboh Gadang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi Pemda.
  4. Pria 8 th, warga Pauah Kamba, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi Pemda.
  5. Wanita 34 th, warga Sungai Bukuah, pekerjaan Polri, terinfeks karena pekerjaan, penanganan dirawat di RST. Reksodiwiryo.
  6. Wanita 34 th, warga Sungai Buluah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pekerjaan, penanganan dirawat di RST Reksodiwiryo.

Kota Pariaman 2 (dua) orang

  1. Wanita 35 th, warga Jawi-Jawi, pekerjaan, ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 47 th, warga Pungguang Ladiang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi 7 (tujuh) orang

  1. Wanita 34 th, warga Birugo, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 60 th, warga Benteng Pasa Ateh, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 15 th, warga Benteng Pasa Ateh, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 64 th, warga Benteng Pasa Ateh, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Wanita 25 th, warga Parik Antang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita 12 th, warga Parik Antang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 37 th, warga Benteng Pasa Ateh, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam 8 (delapan) orang

  1. Pria 74 th, warga Gaduik Pakan Kamih, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Medan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 25 th, warga Padang Lua, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 51 th, warga Koto Panjang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 47 th, warga Koto Panjang, status IRT, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 14 th, warga Koto Panjang, status IRT, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Pria 9 th, warga IV Koto, status pelajar, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 10 th, warga IV Koto, status pelajar, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita 26 th, warga IV Koto, pekerjaan swasta, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Nias, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limapuluh Kota 1 (satu) orang :

  1. Wanita 31 th, warga Tanjuang Bungo, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 55 orang dengan rincian:

Kota Bukittinggi 1 (satu) orang

  1. Wanita 57 th, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), pasien karantina PPSDM.

Kabupaten Tanah Datar 8 (delapan) orang :

  1. Wanita 55 th, warga Rambatan, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak di PKM Lima Kaum, pasien karantina PPSDM.
  2. Wanita 22 th, warga Baringin, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak di PKM Lima Kaum, pasien karantina PPSDM.
  3. Wanita 31 th, warga Limo Kaum, pekerjaan PNS, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, pasien karantina PPSDM.
  4. Pria 38 th, warga Limo Kaum, pekerjaan PNS, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, pasien karantina PPSDM.
  5. Wanita 53 th, warga Tanjuang Barulak, pekerjaan IRT, diduga terpapar dari aktivitas, pasien RSUD Padang Panjang.
  6. Wanita 48 th, warga Batipuah, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Padang Panjang.
  7. Pria 20 th, warga Batipuah, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang.
  8. Pria 47 th, warga Salimpauang, pekerjaan supir, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Padang Panjang.

Kota Padang 23 orang

  1. Wanita 45 th, warga Kp. Olo, pekerjaan IRT, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien Dinkes Padang.
  2. Bayi 1 th, warga Lubuak Lintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  3. Anak-anak 7 th, Warga Lubuak Lintah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  4. Pria 25 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  5. Wanita 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  6. Pria 56 th, warga Dadok Tunggua Itam, pekerjaan PNS, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  7. Wanita 43 th, warga Piai Tangah, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  8. Wanita 19 th, warga Ps Ambacang, status ex pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  9. Anak-anak 7 th, warga Koroang Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  10. Wanita 11 th, warga Koroang Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  11. Pria 40 th, warga Balimbiang, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RS Unand.
  12. Wanita 24 th, warga Pasie Nan Tigo, pekerjaan IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  13. Wanita 30 th, warga Andaleh, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.
  14. Wanita 30 th, warga Pisang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  15. Pria 63 th, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan petani, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  16. Pria 65 th, warga Gn. Sariak, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.
  17. Pria 64 th, warga Kp Pondok, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.
  18. Pria 62 th, warga Marapalam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.
  19. Pria 57 th, warga Jati, pekerjaan PNS, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru, pasien Dinkes Prov Sumbar.
  20. Wanita 53 th, warga Ps Ambacang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  21. Pria 11 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  22. Pria 58 th, warga Andaleh, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  23. Pria 37 th, warga Koto Baru, pekerjaan dosen, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Palembang, pasien karantina BPSDM.

Kabupaten Agam 3 (tiga) orang

  1. Wanita 31 th, warga Banuhampu, pekerjaan guru, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.
  2. Pria 39 th, warga Canduang, pekerjaan pelaut, diduga terpapar dari aktivitas, pasien RSUD Lubuk Basung.
  3. Wanita 45 th, warga Tanjuang Medan, pekerjaan guru, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), pasien RSUD Lubuk Basung.

Kabupaten Pesisir Selatan 5 (lima) orang

  1. Wanita 36 th, warga Lengayang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Pesisir Selatan.
  2. Anak-anak (laki-laki) 7 th, warga Lengayang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Pesisir Selatan.
  3. Anak-anak (perempuan) 5 th, warga Lengayang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Pesisir Selatan.
  4. Pria 10 th, warga Lengayang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Pesisir Selatan.
  5. Pria 36 th, warga Lengayang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Pesisir Selatan.

Kota Sawahlunto 1 (satu) orang

  1. Wanita 13 th, warga Tanah Lapang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina OMTC Sawahlunto. Kota Solok 10 (sepuluh) orang :
  2. Pria 52 th, warga Nan Balimo, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  3. Wanita 47 th, warga Nan Balimo, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  4. Pria 33 th, warga Nan Balimo, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  5. Wanita 35 th, warga Aia Mati, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Kota Solok.
  6. Pria 50 th, warga PPA, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  7. Wanita 25 th, warga IX Korong, pekerjaan pegawai kontrak, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  8. Pria 28 th, warga IX Korong, pekerjaan PSC, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  9. Pria 39 th, warga PPA, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dadi pekerjaan, pasien Dinkes Kota Solok.
  10. Wanita 35 th, warga PPA, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.
  11. Wanita 6 th, warga PPA, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Solok.

Kota Padang Panjang 1 (satu) orang

  1. Pria 56 th, warga Balai-Balai, pekerjaan guru, diketahui terinfeksi setelah hasil screening, pasien RSUD Padang Panjang.

Kota Payakumbuh 1 (satu) orang

  1. Wanita 56 th, warga Balai Nan Duo, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Kota Padang Pariaman 2 (dua) orang

  1. Pria 37 th, warga Sungai Abang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  2. Pria 39 th, warga Sungai Abang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Meninggal dunia 1 (satu) orang

  1. Pria 72 th, warga Aua Birugo Tigo Baleh, diduga terpapar dari pengobatan di rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Kamis 27 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.

Kasus Suspect dengan total 283 orang.

  1. Dirawat sebanyak 45 orang.
  2. Isolasi mandiri sebanyak 238 orang.

“Tetaplah waspada, jaga kesehatan dan mari konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ajak Jasman.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik Covid-19 segera berakhir,” tutup Jasman Rizal yang adalah juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat.

(AL)

loading...