Update Covid-19 Kota Padang Panjang, 25 April : PDP Dirawat Nihil

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (PPVC) Kota Padang Panjang, siang ini, Jumat (24/04/2020), meng-update data terbaru penanganan Covid-19.

Dari data yang dirilis juru bicara gugus tugas PPVC Kota Padang Panjang, Nuryanuwar yang diterima Topsumbar.co.id.,
Pada hari ini, Sabtu (25/04/2020), tidak mengalami perubahan drastis dari update data sehari sebelumnya, Jumat (24/04/2020).

Namun dari update data hari ini, ada satu catatan menarik, yakni tidak ada lagi Pasien Dalam Pengawasan atau PDP yang dirawat di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya hingga Jumat (24/04/2020) kemaren masih ada 1 (satu) orang PDP yang dirawat di RSUD Padang Panjang.

“Alhamdulilah, 1 (satu) orang PDP yang kemarin masih dirawat di RSUD Padang Panjang, sekarang sudah pulang. Dengan demikian per-hari ini tidak ada lagi pasien PDP yang dirawat,” kata Nuryanuwar.

Dikatakan Nuryanuwar, dengan telah pulangnya pasien PDP dari rumah sakit, hal itu membuat lega tenaga kesehatan di RSUD. Karena merawat pasien dengan PDP membutuhkan pelayanan yang ekstra dengan tingkat stres yang lebih tinggi dibanding merawat pasien lainnya.

Walaupun demikian, tingkat kepatuhan masyarakat dan semua pihak terhadap himbauan pemerintah tetap ditaati dalam pemberlakuan PSBB.

“APD yang digunakan oleh RSUD juga akan sangat meningkat seperti penggunaan hazmat suit,” ujar Nuryanuwar.

(Hazmat suit atau hazardous materials suit (baca : 31 Istilah Seputar Corona Yang Penting Kita Ketahui/Topsumba.co.id/20/04), dikenal sebagai setelan dekontaminasi. Pakaian ini digunakan oleh tenaga medis untuk menghindari paparan virus atau media berbahaya. Dalam kasus Covid-19, hazmat suit diperlukan untuk melindungi diri dari penularan virus saat tenaga medis merawat pasien).

Walaupun sudah tidak ada pasien PDP yang di rawat di rumah sakit, Nuryanuwar mengingatkan agar tingkat kepatuhan masyarakat dan semua pihak terhadap himbauan pemerintah tetap ditaati dalam pemberlakuan PSBB.

Selanjutnya sebut Nuryanuwar, pada hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP sebanyak 127 orang atau bertambah sebanyak 2 (Dua) orang dibandingkan jumlah sehari sebelumnya sebanyak 125 orang.

102 orang diantaranya telah habis masa karantina,” sebut Nuryanuwar.

Berikut rincian sebaran ODP per-kelurahan se-Kota Padang Panjang, sumber data dari Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang.

Silaing Bawah 19 orang, Silaing Atas 4 (empat) orang, Pasar Usang 10 orang, Bukit Suruangan 8 (delapan) orang, Kampung Manggis 14 orang, Pasar Baru 1 (satu) orang, Tanah Hitam 3 (tiga) orang, Balai-balai 7 (tujuh) orang, Ekor Lubuk 7 (tujuh) orang, Ganting 12 orang, Ngalau 9 (sembilan) orang, Sigando 4 (empat) orang, Tanah Pak Lambiak 4 (empat) orang, Koto Katik 4 (empat) orang, Guguk Malintang 12 orang, dan Koto Panjang 9 (sembilan) orang.

Kemudian, lanjut Nuryanuwar, data Pasien Dalam Pemantauan atau PDP, hari ini tercatat sama dengan jumlah sehari sebelumnya, Jumat (25/04/2020) sebanyak 8 (delapan) orang.

Rinciannya, 4 (empat) orang negatif dan sembuh, 1 (satu) orang RDT atau Rapid Diagnotic Test, 2 (Dua) orang hasil lab negatif dan isolasi mandiri di rumah, dan 1 (satu) orang meninggal di RSUP. dr. M. Jamil, Padang dengan hasil lab negatif.

Selain itu, sebut Nuryanuwar, hingga hari Sabtu (25/04/2020), Kota Padang Panjang masih Nol dari pasien positif Covid-19.

“Kita berharap dan berupaya Covid -19 positif tetap pada pisisi angka nol (nihil) serta dengan diberlakukannya PSBB, PDP tidak bertambah di Kota Padang Panjang, jika ada kenaikan jangan terlalu signifikan. “Harapan kita tidak bertambah,” ujar Nuryanuwar.

Pemerintah Kota Padang Panjang, sebut Nuryanuwar, tidak henti-hentinya menyampaikan terima kasih mendalam dan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak dalam tim PPVC Kota yang tidak kenal lelah dan menyerah di dalam penanganan Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama seluruh pihak juga masyarakat, Kota Padang Panjang.bisa terjauh dari wabah Covid-19,” tutup Nuryanuwar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang.

(AL)

Pos terkait