Update Covid-19 Kab. Solok 06 November 2020 : Positif 2 Orang dan Sembuh 17 Orang

453

Hari ini Satuan tugas Penanganan covid-19 pemerintah Kabupaten Solok kembali merelease Informasi terkait dengan perkembangan pandemi covid-19 kepada awak media topsumbar.co.id pada hari Jum’at, 06 November 2020, guna untuk di informasikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok, Provinsi Sumbar, Negara Republik Indonesia.

Dinas Kesehatan yang tergabung dalam satuan tugas Penanganan covid-19, sekaligus sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pengendalian covid-19 di daerah, kembali mengeluarkan data penambahan jumlah kasus covid-19 yang Sembuh pada hari ini, yang di sampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Solok, Syofiar Syam, S. Sos, M. Si

Syofiar Syam menjelaskan bahwa pada hari ini terjadi penambahan jumlah kasus komfirmasi positif covid-19 yang Sembuh di daerah Kabupaten Solok sebanyak 2 (dua) orang, berikut rincian identitasnya :
1. Perempuan, Umur 8 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, pekerjaan pelajar, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi covid-19 dan saat ini sedang Karantina Mandiri dirumah.

2. Laki-laki, Umur 23 tahun, beralamat di Kayu Aro Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, Pekerjaan Mahasiswa, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi dan saat ini sedang Dirawat di RS Unand Padang.

Dengan adanya penambahan jumlah kasus komfirmasi positif covid-19 tersebut, maka secara keseluruhan jumlahnya sudah tercatat sebanyak 300 (tiga ratus) orang di daerah Kabupaten Solok, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 64 (enam puluh empat) orang dan dirawat sebanyak 13 (tiga belas) orang, terangnya.

Kemudian, hari ini juga ada tambahan pasien Terkomfirmasi Positif covid-19 yang Sembuh sebanyak 17 (tujuh berlas) orang di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya :
1. Perempuan, Umur 26 tahun, beralamat di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Pekerjaan Polres Arosuka, Kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

2. Perempuan, Umur 16 tahun, beralamat di Nagari Koto Bary Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

3. Laki-laki, Umur 10 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

4. Perempuan, Umur 27 tahun, beralamat di Kayu Jao Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi (rekan kerja), Pekerjaan staf pada Puskesmas Kayu Jao, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif

5. Laki-laki, Umur 24 tahun, beralamat di Nagari Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect dari Puskesmas Simpang Tanjuang Nan Ampek, Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

6. Laki-laki, Umur 22 tahun, beralamat di Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect dari Puskesmas Singkarak, Pekerjaan mahasiswi, Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

7. Perempuan, Umur 54 tahun, beralamat di Nagari Koto gadang Guguak Kecamatan Gunung Talang, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect dari Puskesmas Talang, pekerjaan ASN pada SMPN 3 Talang dan di Karantina Mandiri dirumah, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

8. Laki-laki, Umur 29 tahun, beralamat di Nagari Selayo Kecamatan Kubung, Pekerjaan Security BCA Padang, yang bersangkutan merupakan kasus yang memiliki gejala demam dan sakit kepala, Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

9. Laki-laki, Umur 47 tahun, beralamat di Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak, Pekerjaan Polri di Singkarak, yang bersangkutan melakukan pemeriksaan karena selesai melaksanakan pelatihan di Padang, kemudian dilakukan Karantina mandiri terhadapnya, dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

10. Laki-laki, Umur 37 tahun, beralamat di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan karyawan swasta di Arosuka, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi (rekan kerja), Karantina Mandiri dan Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

11. Laki-laki, Umur 27 tahun, beralamat di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan karyawan swasta di Arosuka, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi (rekan kerja), Karantina Mandiri dan Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

12. Laki-laki, Umur 27 tahun, beralamat di Sukarami Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan karyawan swasta di Arosuka, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi (rekan kerja), Karantina Mandiri, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

13. Perempuan, Umur 29 tahun, beralamat di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang memiliki gejala hilangnya rasa penciuman dan di Karantina Mandiri dirumah, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

14. Perempuan, Umur 35 tahun, beralamat di Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan karyawan swasta di Arosuka, yang bersangkutan merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi dan di Karantina Mandiri dirumah, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

15. Perempuan, Umur 50 tahun, beralamat di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjuang sirih, Pekerjaan IRT, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang memiliki gejala demam, flu, mual dan hilangnya rasa penciuman dan di Karantina Mandiri dirumah, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

16. Perempuan, Umur 27 tahun, beralamat di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjuang sirih, Pekerjaan IRT, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang memiliki gejala demam, flu, mual dan hilangnya rasa penciuman, Kemudian di Karantina Mandiri dirumah, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

17. Perempuan, Umur 30 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, Pekerjaan IRT, yang bersangkutan merupakan kasus Suspect yang memiliki gejala demam, kemudian dilakukan Karantina Mandiri terhadapnya, Dinyatakan Sembuh pada tanggal 06 November 2020 setelah dua kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil Negatif.

Dengan demikian jumlah pasien Terkomfirmasi Positif covid-19 yang Sembuh sampai hari ini sudah tercatat sebanyak 213 (dua ratus tiga belas) orang dan meninggal dunia sebanyak 10 (sepuluh) orang, tambahnya.

Selanjutnya, Syofiar Syam menerangkan bahwa hari ini ada Kasus Suspect covid-19 yang Dirawat sebanyak 1 (satu) orang di daerah Kabupaten Solok, berikut rincian identitasnya :
1. Laki-laki, Umur 52 tahun, beralamat di Nagari Koto Gadang Guguak Kecamatan GunungTalang, yang bersangkutan merupakan pasien Suspect yang dirawat di RSUD Arosuka.

Kemudian, yofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menerangkan bahwa sampai saat ini untuk Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 4.821 (empat ribu delapan ratus dua puluh satu) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok.

Seterusnya, Kabag Humas Syofiar Syam memaparkan total jumlah, baik itu Terkomfirmasi Positif covid-19, yang Dirawat, Karantina Mandiri dan Sembuh serta Meninggal Dunia di per Kecamatan yang ada di Kabupaten Solok, berikut rinciannya :
1. Untuk Kecamatan X Koto Singkarak, total kasus Konfirmasi Positif covid-19 berjumlah 34 orang yang di
Karantina Mandiri 7 orang, Dirawat 2 orang dan yang Sembuh sebanyak 23 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 2 orang.

2. Untuk Kecamatan Pantai Cermin, total kasus konfirmasi covid-19 sebanyak 5 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri tidak ada, Dirawat juga tidak ada dan yang Sembuh sebanyak 4 orang serta Meninggal Dunia sebanyak 1 orang.

3. Kecamatan Kubung total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 138 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 29 orang dan Sembuh sebanyak 102 orang serta Meninggal Meninggal Dunia sebanyak 3 orang dan Dirawat 4 orang.

4. Untuk Kecamatan Lembah Gumanti total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 6 orang, terdiri dari yang Sembuh 2 dan Meninggal Dunia 4 orang serta Dirawat, Karantina Mandiri tidak ada.

5. Untuk Kecamatan Junjung Sirih total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 8 orang yang terdiri dari, Sembuh 8 orang, Karantina Mandiri serta Dirawat Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

6. Kecamatan X Koto Diatas total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 9 orang, yang terdiri dari yang Sembuh sebanyak 9 orang, sedangkan untuk pasien Karantina Mandiri dan Dirawat, Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

7. Untuk Kecamatan Gunung Talang total kasus Konfirmasi covid-19 sebanyak 77 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri sebanyak 22 orang dan Sembuh 50 orang serta Dirawat 5 orang dan Meninggal Dunia tidak ada.

8. Kecamatan Payung Sekaki total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 2 orang, yang terdiri dari Sembuh sebanyak 1 orang dan dirawat 1 serta Karantina Mandiri Meninggal tidak ada.

9. Kecamatan Lembang Jaya total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 3 orang, yang terdiri dari, Sembuh sebanyak 3 orang dan Karantina mandiri, Dirawat serta Meninggal tidak ada.

10. Kecamatan Bukit Sundi total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 9 orang, yang terdiri dari Karantina Mandiri 4 orang, Sembuh sebanyak 4 orang dan Dirawat 1 orang serta Meninggal tidak ada sama sekali.

11. Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 3 orang, yang terdiri Sembuh 2 orang dan Karantina Mandiri 1 serta Meninggal dunia dan dirawat tidak ada sama sekali.

12. Kecamatan Hiliran Gumanti, total kasus Konfirmasi covid-19 berjumlah 4 orang, yang Sembuh sebanyak 3 orang, Karantina Mandiri 1 orang, Dirawat dan Meninggal tidak ada sama sekali.

13. Kecamatan Tigo Lurah, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Karantina Mandiri, Dirawat, Sembuh serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

14. Kecamatan Danau Kembar, total kasus komfirmasi covid-19 berjumlah 1 orang, yang terdiri dari Sembuh 1 orang dan Dirawat, Karantina mandiri serta Meninggal Dunia tidak ada sama sekali.

Kemudian Syofiar Syam, S. Sos, M. Si juga menyampaikan bahwa berdasarkan indikator Kesehatan masyarakat untuk penetapan zonasi suatu daerah dengan data onset (bukan data publish) yang di update sekali seminggu oleh Diskominfo Provinsi Sumatera Barat, di dapat hasil bahwa tidak ada lagi daerah di Sumbar dalam zona merah dan hijau.

Berikut hasil perhitungan data onset pada minggu ke-34 (1- 7 November 2020) zonasi daerah di Sumatera Barat tidak ada lagi zona merah, yang ada hanyalah zona Oranye dan zona Kuning, berikut daerah-daerah di Provinsi Sumbar yang terdeteksi kedalam dua zona tersebut :
1. Zona Oranye (Resiko Sedang, 15 daerah) yang terdiri dari Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat serta Kabupaten Dharmasraya, Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

2. Zona Kuning (resiko rendah) ada 4 daerah yaitu, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten 50 Kota, Kota Payokumbuah serta Kabupaten Sijunjuang.

Terakhir, Juru Bicara covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, S. Sos, M. Si mengimbau kepada masyarakat agar tetap semangat dan selalu jaga kesehatan, serta tetap patuhi protocol kesehatan covid-19 dengan cara :
A. Covid-19 itu menyebar lewat percikan yang keluar saat batuk, bersin atau bicara, Karena itu selalulah jaga jarak, pakai masker & cuci tangan pakai sabun.

B. Bukan masalah jauh atau dekat dari rumah, Kalau bertemu sama orang, selalu ada risiko penularan virus, untuk itu selalulah pakai masker & jaga jarak saat di luar rumah.

C. Virus corona (covid-19) ini menyerang & memukul ekonomi bangsa. Kuatkan barisan, mari kita bersatu, bergotong royong & saling peduli untuk kalahkan wabah ini.

D. Berikan dua jempol pada para penjual yang telah memakai masker dan menjaga jarak aman dan sampaikan terima kasih dan minta kepada mereka untuk terus melakukannya.

E. Jangan beri peluang virus corona (covid-19) masuk rumah, untuk itu, mari kita ingatkan anggota keluarga yang keluar rumah agar selalu jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan pakai sabun.

(Andar MK)

loading...