Update Covid-19 di Sumbar 24 April: Pasien Positif Menuju Angka 100, Meninggal 10 Orang

904

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali merilis data terbaru data pantauan Covid-19 se-Sumbar.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumatera Barat (Sumbar) selaku juru bicara gugus tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, hari ini merilis update perkembangan penanganan Covid-19 se-Sumbar, sebagaimana juga diterima Topsumbar.co.id. siang ini.

Berikut dibawah ini penjelasan rinci Jasman Rizal,

Dikatakan Jasman, dari hari ke hari pertambahan masyarakat positif terinfeksi Covid-19 di berbagai daerah Sumatera Barat semakin meningkat.

“Kemaren (kamis, 23/4- red) pertambahan 5 orang, maka hari ini berdasarkan hasil Swab tim laboratorium Fakultas Kedokteran UNAND yang dipimpin dr. Andani Eka Putra, Sp. Mikro, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 10 orang lagi,” kata Jasman.

Jasman merinci, penyumbang terbanyak masih dari kota Padang sebanyak 6 orang, Pesisir Selatan 2 orang, Kepulauan Mentawai 1 orang dan untuk pertama kali dari Kota Payakumbuah 1 orang.

Untuk kota Padang adalah:

  1. Wanita 61 tahun, ibu Rumah Tangga, Pagambiran, terinfeksi karena kontak dengan warga positif sebelumnya. Sekarang isolasi mandiri di rumah dibawah pengawasan RS SPH Padang.
  2. Pria 30 tahun, warga Aia Dingin Padang, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Sekarang di karantina di Bapelkes Prov Sumbar.
  3. Pria 60 tahun, warga Tarandam Padang, Pedagang. Terinfeksi di Pasar Raya Padang. Sekarang di rawat di RSUP M Jamil Padang.
  4. Wanita 54 th, warga Tanah Sirah Kota Padang, Ibu Rumah Tangga. Terpapar dari anaknya yang baru pulang dari Jakarta. Sekarang isolasi mandiri di rumahnya.
  5. Pria 8 th. Warga Pagambiran, Pelajar. Terinfeksi dari warga yang sebelumnya juga telah positif terinfeksi di Pagambiran. Sekarang isolasi mandiri di rumah
  6. Wanita 28 th, petugas kesehatan, isolasi mandiri di rumahnya.

Dari Pesisir Selatan:

  1. Wanita 40 th, warga Tarusan, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan pasien sebelumnya yang telah dinyatakan positif. Sekarang diisolasi di Rusunawa Painan.
  2. Wanita 36 th, tenaga kesehatan, Tarusan Pessel. Terinfeksi dari pasien sebelumnya yang juga telah positif. Sekarang diisolasi di Rusunawa Painan.

Kemudian, lanjut Jasman, hari ini Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan tambahan warga positif terinfeksi Covid-19.

“Artinya telah 2 (dua) orang warga Mentawai positif terinfeksi. Warga Sipora Selatan, mahasiswi 19 tahun. Terinfeksi karena kontak dengan pasien Mentawai sebelumnya yang juga telah positif terinfeksi. Sekarang di rawat di RSUD Mentawai,” ujarnya.

Kemudian, hari ini Kota Payakumbuh mencatatkan kasus pertama warganya positif terinfeksi Covid-19. Pria 59 tahun, pedagang. Diduga terinfeksi karena pulang dari urusan dagangnya di Pasar Aua Kuniang Bukittinggi. Sekarang dirawat di RS Achmad Mochtar Bukittinggi.

Disamping itu, pasien yang dinyatakan sembuh tanggal 24 April 2020 bertambah 1 (satu) orang lagi dari Kota Padang. Wanita 78 tahun dan sekarang telah kembali berkumpul dengan keluarganya di Bunguih Taluak Kabuang.

Juga dilaporkan, bahwa ada 1 (satu) orang pasien RSUD Rasyidin Kota Padang meninggal dunia tanggal 24 April 2020 pada pukul 06.15 WIB, warga Simpang Haru Kota Padang, Wanita 62 tahun.

Dengan demikian total yang positif terinfeksi Covid-19 di Sumatera Barat sampai hari ini adalah 96 orang. Dari 96 orang tersebut, 17 orang sembuh, 10 orang meninggal dunia, 24 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 40 orang isolasi mandiri di rumah dan 5 orang di Bapelkes Provinsi Sumbar di Padang.

Berikut rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat, Jumat, 24 April 2020, pukul 15.00 WIB.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 7.312 orang.

Proses pemantauan 533 orang.
Selesai Pemantauan 6.779 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 300 orang.

Dari 300 PDP tersebut, 44 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif terinfeksi Covid-19 sebanyak 242 orang dan isolasi diri di rumah 14 orang.

Rincian Pasien positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan Rumah Sakit

RS. M Jamil Padang

Dirawat 11 orang.
Isolasi dirumah 9 orang.
Sembuh 8 orang.
Meninggal dunia 5 orang.
Total 33 orang

RS Ahmad Mochtar Bikittinggi

Dirawat 2 orang
Isolasi dirumah 3 orang
Sembuh 4 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 9 orang

RS Semen Padang Hospital

Dirawat 5 orang
Isolasi di rumah 0 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 1 orang
Total 6 orang

RSUD Pariaman

Dirawat 0 orang
Isolasi dirumah 1 orang
Isolasi di Bapelkes 1 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 2 orang

RSUD M Zein Painan

Dirawat 1 orang
Isolasi di Rusunawa 7 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 8 orang

RS Bhayangkara

Dirawat 1 orang
Isolasi dirumah 0 orang
Sembuh 1 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 2 orang

RSUD Kep Mentawai

Dirawat 2 orang
Isolasi dirumah 0 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 2 orang

RS Yos Sudarso

Dirawat 0 orang
Isolasi dirumah 0 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 1 orang
Total 1 orang

RS. Universitas Andalas

Dirawat 2 orang
Isolasi dirumah 1 orang
Sembuh 1 orang
Meninggal dunia 2 orang
Total 6 orang

RSUD Sungai Dareh

Dirawat 0 orang
Isolasi dirumah 2 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 2 orang

RSUD Lubuak Sikapiang

Dirawat 0 orang
Isolasi dirumah 1 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 0 orang
Total 1 orang

RSUD Rasyidin Padang

Dirawat 0 orang
Isolasi dirumah 1 orang
Sembuh 0 orang
Meninggal dunia 1 orang
Total 2 orang

Selanjutnya, sebut Jasman, pasien Positif Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah yang bukan pasien dari salah satu RS Rujukan total 21 orang, isolasi mandiri di rumah 15 orang, di Bapelkes 3 orang dan telah dinyatakan sembuh sebanyak 3 orang.

Dari tim pemantau perbatasan, didapat data bahwa sampai kemaren 23 April 2020, pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10 (sepuluh) pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020, telah mencapai jumlah 117.352 orang, rata-rata 4.694 orang perhari.

Dari tim karantina Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, di dapat laporan sebagai berikut:

Pada hari ini sebanyak 72 PPT dari Malaysia dikarantina dipusat karantina provinsi Sumbar di asrama PPSDM Baso.

Total warga yang telah karantina sampai hari ini adalah 227 orang. Dengan rincian 104 orang masih di tempat karantina dan 123 lagi telah selesai pengkarantinaannya.

Rincian warga yang masih di karantina adalah sebagai berikut:

  1. ODP sebanyak 12 orang
  2. PPT sebanyak 78 orang
  3. OD -CPR sebanyak 14 orang.

Warga karantina per lokasi:

  1. Bapelkes Gunung Pangilun, 14 PDP ringabmn atau terinfeksi ringan
  2. BLK Padang Panjang, 5 orang, status 3 ODP dan 2 PPT
  3. BPP Banda Buek, 9 orang ODP
  4. PPSDM Baso, 75 orang PPT dan 1 orang ODP.
  5. Tempat karantina lainnya masih kosong.

Seterusnya, sebut Jasman, kepada Pemkab dan Pemko yang akan mengirim calon warga/pasien ke pusat karantina agar membuat surat pengantar dan status hasil observasi awal dari petugas kesehatan kab/kota, sehingga jelas status orang yang dikirim, apakah PPT atau ODP.

Pemprov Sumbar, sebut Jasman, kembali mengimbau, agar gugus tugas kabupaten dan kota bisa lebih mengefektifkan isolasi di karantina daripada isolasi di rumah, khususnya bagi masyarakat kita yang memiliki keterbatasan dalam proses isolasi di rumahnya atau dengan adanya beberapa peristiwa penolakan dari masyarakat.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik Covid-19 segera berakhir,” tutup Jasman.

(AL)

loading...