RSUP M. Jamil Kenalkan Alat Pendeteksi Virus Corona

399

RSUP M. Jamil mengadakan pertemuan dengan awak media tentang alat untuk mendeteksi virus corona di ruangan rapat lantai 4, Padang, Rabu (11/02/2020).

Dalam jumpa pihak Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf dengan awak media pada dini hari tadi untuk memperkenalkan alat untuk mendeteksi virus corona

Seperti yang telah diberitakan oleh awak media sebelumnya tentang penyebaran virus corona sudah sampai ke Indonesia.

“Bahwa dengan kondisi penyebaran corona sudah sampai ke Indonesia,” katanya

Maka dari itu RSUD M. Jamil Padang memperketat penjagaan untuk mendeteksi masuknya virus kcorona

M. Jamil Padang membuat pengawasan di bagian pintu masuk untuk mendektesi dengan alat scanning thermometer dengan infrared, untuk mencegah masuknya virus tersebut, jelasnya kepada awak media.

Tempat mengecekan scanning ada empat titik, Titik pertama di rawat jalan, yang kedua di Ambun Pagi, ketiga IGD dan kelima kunjungan keluarga pasien.

Sekarang awal mula pemakaian alat infrared thermometer untuk mengindekteksi virus corona

Jumlah alat infrared thermometer di RSUD M. Jamil sekarang ada lima.

Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf, mengatakan, “kita selaku rumah sakit tempat pelayanan publik yang begitu banyak orang yang keluar masuk dalam pelayanan ini, maka kita disetiap pengunjung pasien di rawat jalan keluarga pasien yang dirawat kita melakukan scanning suhu tubuh mereka yang masuk.

Jadi kalau kalau memang ditemukan beberapa gejala akan kita lanjuti sesuai dengan prosedur SPU yang ada.

“Di Indonesia ini bisa saja kita dari Jakarta ke Padang, karena tidak ada thermoscan pada saat dibandara,” ucapnya.

“Bisa saja orang yang datang kepadang terjangkit virus menular lagi,” jelasnya.

“Jadi pada saat ini kita melakukan scanning ditempat kita selaku pelayanan publik,” kata Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf.

“Dengan adanya ini lebih terjaring atau akurat dengan pasien-pasien yang terkena penyakit yang diperkirakan virus corona,” sambungnya.

Alat ini akan terinteksi oleh suhu tubuh, suhu di atas 37,5°C (tiga tujuh setengah) itu sudah kita anggap demam.

Bagi yang terkena virus corona akan ditindaklanjuti.

Harapan dengan scanning ini agar bisa memberikan penanganan pertama bagi yang terinfeksi awal.

Mudah-mudahan masyarakat kita tidak terkena virus corona. Harapan Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf.

loading...