Puisi – Lunglai

142

Oleh : Witri Meilia Sari

Tuhan, rahasiamu sungguh luar biasa
Melebihi perasaan suka antara mereka
Rintik itu mewakilkan segala problema
Menjadikannya unsur yang tak pernah ada dalam aksara
Bunyinya begitu lirih, ketika keadaan tak lagi berimajinasi bahkan berimplementasi.

Apa kau tahu?
Sajak itu bermakna rindu
Tak akan terbantu dengan konstanta tertentu
Resolusinya sungguh aneh, untuk orang yang tak mengerti dengan reklame.

Ada yang rindu …
Dengan pergulatan kata tanpa pernah bersua
Rasa takut mungkin terpaut akan masa lalu yang sudah mendekam di tingkat akut
Goresan itu terus terlintas.

Ayolah …
Jangan pernah merasa bersalah ketika sebuah kejujuran berada dalam genggaman kita
Pertahankan apa yang harus kita pertahankan
Lakukan apa yang membawa perubahan
Karena itu langkah untuk mencapai sebuah kemajuan.

Penulis : Witri Meilia Sari, atau yang lebih akrab disapa ichi, merupakan siswi kelas XII di SMA N 1 Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan.

loading...