Ka Rutan Padang Panjang Inisiasi Manfaatkan Rantai dan Gembok Bekas Jadi Alarm di Setiap Kamar WBP

105

Kepala rumah tahanan negara (Ka Rutan) Kelas II B Padang Panjang, Rudi Kristiawan menginisiasi pemanfaatan rantai dan gembok bekas menjadi alarm disetiap kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Inisiatif tersebut dilakukan Rudi Sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan ketertiban di Rutan Padang Panjang.

“Saya menginstruksikan kepada jajaran terutama bagian pengamanan untuk menyediakan alarm bahaya di masing-masing kamar blok hunian WBP,” kata Rudi dalam keterangan tertulisnya diterima Topsumbar.co.id, Senin, (13/09/2021) malam.

Diterangkan Rudi, inisiatif pemasangan alarm di setiap kamar WBP dimaksudkan ketika malam hari ada kejadian atau bahaya yang tidak diinginkan seperti kebakaran, WBP mendadak sakit, kebanjiran, lampu mati, perkelahian dikamar dan sebagainya.

“Selain pasang alarm, saya juga menyampaikan untuk di setiap kamar WBP dipasang karung goni tebal berwarna coklat sebagai inventaris kamar guna menanggulangi kebakaran,” terang Rudi.

Kemudian, sebut Rudi, mengacu kepada kejadian kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang minggu lalu, ia menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas terjadinya musibah itu.

“Untuk di Rutan Padang Panjang sendiri sebenarnya sudah lama mengantisipasi hal-hal pencegahan jauh hari sebelum Lapas Kelas I Tangerang terbakar seperti penyediaan tabung damkar aktif dan pengecekan instalasi listrik berkala,” sebutnya.

Namun untuk saat ini, imbuh Rudi, ia menambahkan yang belum ada saja. Dan yang terpenting ia melakukan edukasi kepada seluruh jajaran agar melaksanakan tugas dengan baik, bertanggung jawab, siaga, dan selalu sesuai dengan SOP.

“Selain itu kita juga memberikan edukasi kepada WBP agar tidak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban Rutan serta membahayakan bagi dirinya sendiri maupun orang banyak,” tegas Rudi yang Alumnus AKIP Angkatan 43.

Ibarat gayung bersambut, mendengar instruksi Ka.Rutan tersebut, Andre Astamam selaku Kepala Pengamanan Rutan Padang Panjang dibantu seluruh pegawai terkait segera melaksanakan perintah.

“Sesuai arahan Bapak Rudi Kristiawan, untuk pemasangan alarm kita dikasih ide memanfaatkan rantai dan gembok yang sudah tidak terpakai untuk kemudian di pasang di masing-masing pintu kamar WBP yang berjumlah 22 kamar, semuanya tanpa terkecuali,” kata Andre.

Andre menuturkan, pemanfaatan rantai dan gembok bekas sebagai alarm ini simpel dan sederhana, tapi fungsinya sangat penting sekali.

“Misal tengah malam ada bahaya atau keadaan darurat di kamar WBP, mereka bisa membunyikan alarm dengan memukulkan rantai gembok yang sudah kita pasang di pintu terali besi kamar sambil meneriakkan pemanggilan petugas,” tuturnya.

(AL)

loading...