Jika Sumbar Ingin Jadi Daerah Pariwisata, Nasrul Abit : Mari Ciptakan Rasa Aman dan Kenyamanan Semua Tamu Daerah

500

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit

PADANG, TOP SUMBAR — Kepada pelaku pemerkosaan terhadap Warga Negara Denmark di Kepulauan Mentawai, jika terbukti bersalah agar dihukum seberat-beratnya. Pasalnya, pelaku pemerkosaan tersebut, jelas telah menodai dan mencederai citra pariwisata Sumatera Barat yang telah mengalami peningkatan kunjungan oleh warga negara lain.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, di sela-sela rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat, Jumat (27/4).

“Sebagai Wakil Gubernur, saya sangat prihatin atas prilaku yang mencederai citra pariwisata Sumbar ini. Saat ini kita lagi membangun opini, bagaimana pariwisata Sumatera Barat mempunyai nilai baik di mata masyarakat maupun wisatawan,” kata Nasrul Abit.

Lebih lanjut Nasrul Abit menyampaikan, kepada turis di Sumatera Barat ini agar jangan berjalan sendirian, dimanapun berada usahakan agar ada yang menemani, supaya niat buruk orang yang tak bertanggungjawab akan tercegah, dan kejadian seperti di Kepulauan Mentawai tersebut tak terulang kembali.

“Kita mengharapkan sekali pada masyarakat Sumatera Barat, jika kita ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai daerah pariwisata, jaga kehormatan kita, jaga kehormatan para pengunjung kita, dan mari kita ciptakan di daerah kita rasa aman dan kenyamanan bagi semua tamu kita yang datang ke Sumatera Barat ini,” ajak Nasrul Abit.

Nasrul Abit menegaskan, pada seluruh kabupaten/kota untuk mengawasi objek wisata, menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan para pengunjung yang meramaikan tempat wisata tersebut. (Syafri)

loading...