Gubernur Mahyeldi Terharu Muhammad Ibrahim Pasangkan Mahkota Pada Orang Tuanya

68

Seorang santri rumah tahfizh bernama Muhammad Ibrahim di Pondok Pesantren Sabilut Taqwa, Tarantang Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota menerima mahkota dari Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah karena hafal Al-qur’an 30 juz, Minggu (28/03/2021).

Mahyeldi yang biasa dipanggil Buya ini sangat bangga dan terharu ketika memakaikan mahkota yang merupakan kemuliaan bagi kedua orang tuanya di surga kelak. Mahkota dan jubah itu sebagai balasan dari Allah SWT, sebab para orang tua ini telah mendidik putra putrinya untuk menjaga Al-qur’an.

“Anak yang Khatamulkubro atau hafal Al-qur’an dan mengamalkan isinya, Allah menjanjikan mahkota yang terbuat dari cahaya di akhirat kelak,” kata Buya Mahyeldi.

Kemudian Buya Mahyeldi memanggi kedua orang tua dari Muhammad Ibrahim dan meminta Muhammad Ibrahim memasangkan mahkota tersebut kepada ibunya.

Suasana semakin haru, dengan bersimpuh Ibrahim memasangkan mahkota kepada ibunya, terlihat kedua orang tuanya menangis terharu dan memeluk anaknya. Kemudian mereka pun bersujud syukur kepada Allah SWT.

“Inilah kemuliaan Allah, bagi orang tua yang sabar mendidik dan mengajarkan Al-qur’an serta menganjurkan untuk menghafal Al-qur’an kepada anaknya, kelak di akhirat Allah SWT akan berikan penghargaan yang luar biasa, yaitu dipakaikan jubah kemuliaan,” ucap Mahyeldi.

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda: “Barangsiapa yang membaca Al-qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya kelak di hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya yang sinar kemilaunya seperti cahaya matahari. Dan bagi kedua orang tuanya masing-masing dikenakan untuknya dua pakaian kebesaran yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Maka Kedua orang tuanya bertanya: ’Mengapa kami diberi pakian kemuliaan seperti ini?, Dijawab: ’Karena anak kalian berdua belajar dan menghafal Al-qur’an.’ (Mustadrak Al Hakim 1/568. Dihasankan Al Albani dalam As Shahihah Nomor 2914).

Maka orang tua harus mampu mendidik dan mengajari putranya agar dapat membaca Al-qur’an.

Gubernur Sumbar mengajak orang tua bisa mengutamakan pendidikan Al-qur’an, agar kelak anak-anaknya dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan orang tuanya di dunia dan akhirat.

“Kita harus bisa menyadari pentingnya bagi mereka memperkenalkan dan membiasakan membaca dan mempelajari Al-qur’an kepada anak sejak usia dini. Selain akan menuntun masa depan anaknya ke jalan yang benar, juga untuk meningkatkan harkat para orang tua itu di hadapan Allah di akhirat kelak,” ungkapnya.

Gubernur menginginkan semua warga Sumbar semakin mencintai Al-qur’an. Supaya di Provinsi Ranah Minang ini terwujud kehidupan bermasyarakat yang Islami dan qurani.

(Nov/Hms)

 

loading...