Dharmasraya Kembali Dapat Bantuan Sumur Bor dari Kementerian ESDM

DHARMASRAYA, TOPSUMBAR–Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melakukan konsultasi dan koordinasi pembangunan sumur bor atau air bersih, sekaligus tindak lanjut naskah hibah barang milik negara (BAST) ke Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, di Bandung, Kamis (01/02).

Kunjungan untuk konsultasi dan koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan. Turut pula mendampingi Wabup, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Adlisman, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Dharmasraya, Novendri, Kasubag TU Pimpinan, Zefni Yusuf dan Kasubag Kerjasama pada Bagian dan Otda, Rizki Rulien Putra.

Pada kesempatan itu, rombongan wabup disambut dan dijamu oleh Kepala Pusat Air Tanah dan Tata Lingkungan Kementerian ESDM, Andiani, di Ruang Rapat Kementerian. Seperti diketahui, Kabupaten Dharmasraya pernah mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk pembuatan sumur bor pada tahun 2015 di Kanagarian Sikabau.

Kemudian di tahun berikutnya, 2016, Kabupaten Dharmasraya juga kembali mendapatkan satu unit sumur bor di Koto Baru. Dan pada tahun 2018 ini, Kabupaten Dharmasraya kembali mendapatkan dua unit sumur bor yang akan disurvei dan ditentukan titiknya oleh pihak kementerian setelah mendapatkan konfirmasi lanjutan.

Adapun, sumur bor yang didapat adalah hasil koordinasi lanjutan yang laksanakan oleh Kepala Bidang Aset pada Badan Keuangan Daerah, Novandri Rismi dengan Kepala Pusat Air Tanah dan Tata Lingkungan Kementerian, Andiani.

Wakil Bupati berharap, dengan adanya sumur bor ini nantinya, masyarakat agar dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. “Serta memeliharanya secara berkala dan bersama-sama,” pungkas wabup.

Untuk pembangunan dua unit sumur bor ini kementerian harus mengeluarkan anggaran biaya lebih kurang Rp 1 milyar. (Yanti/Rls)

Pos terkait