Bupati Pasaman Barat Yulianto Gunting Pita Resmikan Jembatan Gantung Tanjung Pangkal

139
Keterangan Foto : Bupati Pasaman Barat H, Yulianto, Gunting Pita Meresmikan Jembatan Gantung Tanjung Pangkal Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/09/2020)
Keterangan Foto : Bupati Pasaman Barat H, Yulianto, Gunting Pita Meresmikan Jembatan Gantung Tanjung Pangkal Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/09/2020), Sebelumnya Jembatan Gantung Itu Roboh Akibat Diterjang Banjir

Bupati Pasaman Barat H, Yulianto, meresmikan jembatan gantung Tanjung Pangkal Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Kamis, 17 September 2020.

Dalam proses presmian jembatan tersebut dilakukan juga prosesi gunting pita, setelah itu, Bupati Pasaman Barat H. Yulianto didampingi anggota DPRD Pasbar Adri Wilza, Komisi I DPRD Pasbar Rosdi, Asisten II Pemkab Pasbar Irwan, Camat Pasaman Ayub Pramudia, Wali Nagari Lingkuang Aua Fahrezi, mencoba melewati jembatan itu.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama pemerintah nagari dengan seluruh komponen masyarakat, hari ini jembatan gantung diresmikan,” kata Bupati Pasaman Barat H. Yulianto setelah meresmikan jembatan gantung, Kamis (17/09).

Ia menambahkan, semoga masyarakat dapat meningkatkan perekonomian, mengingat jembatan tersebut adalah satu-satunya akses penghubung antara perkampungan dan lahan perkebunan masyarakat serta merupakan sumber utama mata pencarian bagi masyarakat setempat.

“Sangat apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah membantu, baik berupa materi, tenaga maupun pikiran,” ungkapnya.

Ia menerangkan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan swadaya dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan nagari, yakni sebesar Rp 330.000.000.

“Kepada seluruh masyarakat, agar bisa menjaga jembatan sebaik-baiknya serta dimanfaatkan secara maksimal, selanjutnya terhadap pemerintah setempat untuk membentuk kelompok masyarakat dalam melakukan perawatan jembatan.

Kesempatan lain, Wali Nagari Lingkuang Aua Fahrezi mengatakan, pembangunan jembatan gantung dianggarankan dari Anggaran Pendapatan Belanja Nagari (APBN) bersumber dari dana desa tahun anggaran 2019 dan 2020 sebanyak 1,4 milyar.

“Semoga lancar perekonomian masyarakat setempat,” tuturnya.

(SR)

loading...