Bulog Jamin Ketersediaan Beras Hingga Maret 2020 di Sumbar

884

PADANG, TOP SUMBAR — Menyambut tahun baru 2020 dan perayaan natal, masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) tidak perlu khawatir atas kekurangan persediaan beras Bulog. Pasalnya, pihak Bulog sendiri telah mengantisipasi jika terjadi lonjakan kebutuhan pada saat perayaan ataupun penyambutan tahun baru tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Pimpinan Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumbar Tommy Despalingga pada TopSumbar.co.id di ruang kerjanya, Kamis (12/12/2019).

Lebih lanjut Tommy Despalingga mengatakan bahwa stok yang tersedia di gudang yang ada di kabupaten/kota, termasuk gudang yang ada di provinsi masih aman untuk tiga (3) bulan ke depan.

“Pihak Bulog pun telah menyiapkan persediaan jika terjadi bencana alam, karena Sumbar sendiri adalah daerah rawan bencana seperti bencana yang terjadi kemaren seperti di Solok Selatan dan Agam,” katanya.

Disebutkan Tommy Despalingga, selain beras, kita juga telah menyalurkan bantuan ke daerah yang dilanda bencana, seperti makanan instan dan beberapa kebutuhan lainnya.

Tommy Despalingga juga mengungkapkan bahwa dalam pekan ini akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar dan gudang guna mencocokkan data pendistribusian antara kabupaten/kota dengan provinsi.

Bulog juga akan menggandeng pemerintah daerah, dikatakan Tommy Despalingga, dan institusi terkait dalam melakukan pengawasan harga di pasaran. Ia berharap harga beras bisa tetap stabil dan inflasi tetap terjaga rendah di waktu perayaan natal dan tahun baru tersebut.

“Selain itu, kita juga telah melaksanakan program kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH), beras sebanyak 1700 ton dibeberapa pasar di Kota Padang dan di tempat penjualan beras lainnya,” ungkapnya.

KPSH ini kita laksanakan, dilanjutkan Tommy Despalingga, guna mengantisipasi lonjakan dan stabilitas harga di pasaran, dan dapat membantu serta meringankan daya beli masyarakat menengah ke bawah untuk mendapatkan beras. (Syafri)

loading...