Blusukan Ke Pasar Tradisional Tanah Kongsi, Emzalmi Terima Aspirasi Pedagang

531

Calon Walikota Padang Nomor Urut 1 Emzalmi saat blusukan ke Pasar Tradisional Tanah Kongsi

PADANG, TOP SUMBAR — Calon Walikota (Wako) Padang Nomor Urut 1, Emzalmi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018. Melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Tanah Kongsi Kota Padang, Selasa (17/4).
Kedatangan Emzalmi disambut haru oleh para pedagang dan mereka pun menyampaikan aspirasi kepada calon orang nomor satu di daerah ini.

Para pedagang tersebut mengharapkan pasar tersebut ditata dengan baik, dan Emzalmi juga diminta mengatasi persoalan banjir, yang selama ini mereka hadapi untuk dituntaskan, jika terpilih sebagai Walikota Padang.

Tak hanya menyapa dan menyerap asiprasi pedagang, Emzalmi menyempatkan diri untuk berbelanja di pasar tersebut. Emzalmi membeli satu kilo jengkol dan beberapa dagangan lainnya.

Nurjani, salah seorang pedagang mengaku senang dan terharu dengan kedatangan Emzalmi Calon Pemimpin Kota Padang tersebut.

“Alhamdulilah, Pak Em sempat membeli dagangan saya satu kilo jengkol. Semoga Pak EM menjadi Walikota Padang,” ucap Nurjani.

Emzalmi juga menikmati sarapan khas pedagang pasar Tanah Kongsi di warung Ko Ban sembari berdilog dengan pengunjung. Sepinya pengunjung pasar merupakan salah satu keluhan pedagang yang disampaikan langsung ke mantan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang tersebut.

Merasa senang dengan kehadiran Emzalmi, para pengunjung warung Ko Ban mengajak Emzalmi untuk berselfi untuk kenang-kenangan. Usai blusukan, Emzalmi mengatakan kepada awak media, semua aspirasi pedagang telah tampung. Seperti keberadaan pasar tradisional akan ditata lagi, sehingga lebih ramah pengunjung dan bersih.

“Insya Allah, jika amanah itu diberikan kepada kami. Kami akan menata pasar ini, terutama persoalan banjir yang dikeluhkan tadi, akan kita carikan solusinya,” ucap Emzalmi.

Emzalmi menambahkan, penataan itu penting dilakukan, tujuannya agar warga lebih banyak mengunjungi pasar dan merasa betah ketika berkunjung ke pasar tradisional yang cukup memiliki nama tersebut. (Syafri)

loading...