Banua Premiare Lounge, Diminta Untuk Menyediakan Penganan Khas Minangkabau

716

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama pengelola Banua Premiere Lounge dan yang lainnya

PADANG, TOP SUMBAR — Banua Premiare Lounge yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia, diminta untuk menyediakan penganan khas Minangkabau. Seperti bubur kampiun atau ketan, sekaligus untuk promosi daerah.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno usai meresmikan pembukaan Banua Premiere Lounge, di lantai tiga Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (27/2).

“Sumbar punya penganan ringan yang mungkin bisa disesuaikan dengan Standar Lounge,” kata Irwan Prayitno.

Selain itu Irwan Prayitno memahami semua Lounge yang bekerjasama dengan Garuda Indonesia memiliki standar khusus, termasuk untuk sajian makanan yang disajikan. Namun ia yakin dengan pengolahan yang baik, penganan khas Minangkabau bisa menjadi salah satu menu andalan.

“Sumbar yang identik dengan Minangkabau, memiliki ragam kuliner dengan rasa luar biasa. Hal itu menjadi salah satu keunggulan daerah yang diandalkan, untuk menarik kedatangan wisatawan selain destinasi wisata dan kekayaan budaya,” paparnya.

Sementara itu Vice Presiden Ground Service PT Garuda Indonesia Pikri Ilham menyebutkan Lounge tersebut memang dirancang untuk memberikan kenyamanan pada penumpang saat menunggu jadwal penerbangan.

“Ruangan yang dibagi dua tersebut dilengkapi ruang tunggu smoking area, area bermain anak, VVIP, dan mushalla,” ungkapnya Pikri Ilham.

Pikri Ilham menambahkan, permintaan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akan dipertimbangkan.

Komisaris dan Direktur Utama PT Banua AA yang mengelola Banua Premiere Lounge BIM Muhammad Syauqie mengatakan, selain berkomitmen memberikan kenyamanan, pihaknya juga menyediakan layar informasi jadwal penerbangan agar penumpang tidak sampai ketinggalan pesawat.

“Kita memberikan yang terbaik pada penumpang yang menunggu di BIM,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Perjalanan Wisata (ASITA) Sumatera Barat Ian Hanafiah mengatakan keberadaan Eksekutif Lounge ikut mendukung pariwisata daerah, karena wisatawan mendapatkan pelayanan yang baik tidak saja di objek wisata, tetapi juga di bandara. (Syafri)

loading...