Bantu Korban Gempa dan Banjir, Bank Bekas Diskominfo Padang Ikut Berdonasi

108

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang ikut peduli terhadap korban gempa di Majene, Sulawesi Barat serta banjir di Kalimantan Selatan. Dinas tersebut mengirimkan bantuan berupa pakaian bekas layak pakai ke Dinas Sosial Kota Padang untuk nantinya disalurkan kepada korban banjir dan gempa tersebut.

Bantuan pakaian bekas layak pakai yang selama ini dikumpulkan lewat program bank bekas di Diskominfo diserahkan ke Dinas Sosial Kota Padang, Rabu (20/1/2021). Bantuan yang diantarkan Kasubag Umum Diskominfo Padang Sri Mulyanti beserta stafnya, Fetrawati itu diterima langsung oleh

Kabid Linjamsos Dinsos, Rustim di kantornya.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi menyebut, pihaknya memang telah mengajak seluruh OPD di Pemko Padang untuk mendonasikan pakaian bekas layak pakai maupun bantuan lainnya bagi korban gempa dan banjir. Pihaknya mengaku salut atas gerak cepat dari Dinas Kominfo yang langsung mengantarkan bantuan.

“Diskominfo merupakan OPD pertama yang menyampaikan bantuannya,” tutur Afriadi.

Dituturkan Afriadi, tidak saja gerak cepat, bantuan berupa pakaian layak pakai yang diserahkan Diskominfo juga sangat memenuhi kriteria. Pakaian yang dikirimkan disusun rapi, disetrika dan dibungkus dengan baik.

“Alhamdulillah, pakaian sudah dicuci, seperti baru. Semuanya layak pakai. Kita harapkan bantuan memang seperti itu,” ujarnya.

Afriadi menyebut, selama ini bantuan berupa pakaian jarang yang dikirimkan secara baik ke Dinas Sosial. Kadis Sosial menuturkan, tak jarang pihaknya mendapati pakaian yang tidak layak pakai. Bahkan tidak dibungkus dengan baik, justru dikirim dengan karung.

“Pakaian yang kita terima banyak yang tidak layak pakai. Tak jarang baju yang sudah robek dan koyak kita terima. Terpaksa kami sortir kembali,” ujarnya.

Sisi lain, Kadis Sosial mengetuk hati warga Kota Padang untuk berdonasi bagi korban gempa dan banjir. Pihaknya akan segera menyerahkan bantuan kepada korban yang membutuhkan di Sulbar dan Kalsel.

Terpisah, Kepala Diskominfo Padang Rudy Rinaldy menuturkan bahwa program bank bekas memang sudah dimulai sejak awal tahun 2020 lalu. Program ini merupakan bentuk aksi sosial dengan cara mengumpulkan barang bekas yang layak pakai.

“Sejak awal 2020, cukup banyak barang bekas layak pakai yang diterima. Semuanya kita cuci, bersihkan, setrika serta dibungkus rapi,” jelasnya dibenarkan Sekretaris Diskominfo Tarmizi Ismail.

Rudy mengatakan, sejak adanya program bank bekas, pihaknya sudah menyalurkan sejumlah bantuan bagi korban kebakaran dan bencana lainnya pada tahun 2020 lalu. Kadiskominfo berharap bantuan berupa pakaian bekas layak huni yang disalurkan, akan sangat membantu korban terdampak bencana. (Ha)

loading...