Anggota Komisi IX DPR-RI Darul Siska Salurkan Vaksin Covid-19 Bagi Warga X Koto Tanah Datar

Anggota Komisi IX DPR-RI, Drs. H. Darul Siska menyalurkan 200 dosis vaksin COVID-19 bagi warga masyarakat Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Penyaluran vaksin COVID-19 dosis pertama tersebut diserahkan langsung Darul Siska, bertempat di gedung pertemuan Kecamatan X Koto di Pasar Rabaa, Minggu, (08/08/2021).

Turut hadir dalam penyerahan vaksin yang sekaligus dilakukan vaksinasi bagi warga, antara lain Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Dr. Yesrita Zedrianis, M.Kes, Camat X Koto, Khairunnas YS, S.TP, Kapolsek, Danramil dan relawan GERMAS.

Bacaan Lainnya

Darul Siska dalam pemaparannya mengatakan ihwal dia menyalurkan vaksin, berangkat dari kunjungan Komisi IX DPR RI akhir Mei lalu ke Pemprov Sumbar.

“Ada keprihatinan kita kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terus mengalami kenaikan, sementara vaksinasi Sumbar terendah ketiga secara nasional,” ucap Darul Siska.

Diskusi dengan Gubernur Mahyeldi dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, terkait langkah yang harus ditempuh, lanjut Darul Siska yakni dengan meningkatkan tracing, tracking dan testing, mengoptimalkan kampanye tentang protokol kesehatan, dan membangun kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk membawa vaksin ke Sumbar sekitar 4.000-5.000 dosis.

“Nah, dari hasil kerja sama dimaksud, kita awali 1.000 dosis dan disalurkan di Tanah Datar dengan realisasi penyuntikan 500 dosis di Kecamatan Batipuh dan 200 dosis di Kecamatan X Koto. Sisanya 300 dosis diserahkan ke Dinkes Kabupaten Tanah Datar untuk penyebaran sasaran vaksinasi,” terang Darul Siska.

Selain itu kesepakatan bersama Dinkes Sumbar, Darul Siska dalam setiap kegiatan sosialisasi dengan masyarakat diintegrasikan dengan program vaksinasi.

“Hal ini sudah dilaksanakan untuk 525 sasaran, diantaranya Lubuk Tarok Sijunjung, yang merupakan hasil kemitraan dengan BPJS, serta di Kabupaten dan Kota Solok dengan masing-masingnya 175 orang penerima vaksin,” kata Darul Siska.

Darul mengaku berupaya maksimal membantu jajaran Dinkes Sumbar, agar segera mencapai herd immunity dengan mencapai 80 persen masyarakatnya divaksin.

Upaya ini memacu capaian minimal posisi tiga teratas nasional meski tidak mudah mendapatkannya.

Sumbar saat ini secara keseluruhannya baru mencapai 1 juta lebih dari 9 juta dosis kebutuhan, untuk mewujudkan masyarakat bisa hidup normal dengan melepas masker dan melaksanakan kegiatan seperti biasanya.

Menjawab upaya maksimalisasi penerapan program vaksinasi ini secara nasional, Darul menyebut sudah menjadi dinamika hampir di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan vaksin merupakan barang yang diperebutkan negara-negara di dunia, seperti Astrazeneca produksi India dari kesepakatan mulanya teruntuk bagi Indonesia sebanyak 8 juta vial, batal karena kepentingan yang sama di negara tersebut.

“Inti masalahnya adalah, ketersediaan vaksin di dunia yang juga berimbas bagi Indonesia untuk mendapatkannya. Hal ini juga disikapi sangat maksimal jajaran di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), hingga keliling dunia guna mendapatkan vaksin untuk Indonesia. Mudah-mudahan kebutuhan Indonesia untuk 420 juta vial bisa terpenuhi dari kira-kira 130 juta yang sudah terakomodir,” pungkas Darul Siska yang politisi Partai Golkar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yesrita Zedrianis, M.Kes kepada awak media mengucapkan terima kasih kepada Bapak Darul Siska anggota Komisi IX DPR-RI dan kepada Departemen Kesehatan RI yang telah mensosialisasiksn gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), sosialisasi Protokol Kesehatan dan penyaluran vaksin dosis pertama di kabupaten Tanah Datar.

“Hari ini penyaluran vaksin oleh Bapak Darul Siska yang bekerja sama dengan kementerian kesehatan dan sekaligus pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan X Koto merupakan kegiatan hari kedua dan kemarin, Sabtu, (07/08/2021) telah dilaksanakan kegiatan pertama di Kecamatan Batipuh,” kata Yesrita sembari mengatakan pada kegiatan vaksinasi ini pihaknya menerjunkan tiga vaksinator dari Puskesmas yang ada di kecamatan X Koto.

Adapun jumlah sasaran vaksinasi COVID-19 di kabupaten Tanah Datar, sebut Yesrita berjumlah 306.000 orang. Namun hingga hari ini baru tercapai sebanyak 11,9 persen. Artinya baru sekitar 30 ribu orang lebih yang telah divaksin dan masih banyak yang belum divaksin.

“Antusias masyarakat Tanah Datar sangat tinggi untuk vaksinasi. Beberapa hari lalu sempat terjadi kekosongan vaksin di daerah kita Sumbar. Nah dengan adanya bantuan dari anggota Komisi IX DPR-RI yang bekerja sama dengan kementerian kesehatan tentunya patut kita apresiasi dan kita pun berharap akan ada bantuan-bantuan kiriman vaksin selanjutnya,” sebut Yesrita.

(AL)

Pos terkait