NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
Lisda Hendrajoni Tanggapi Kebijakan Pemerintah Hapus Program Bansos - Topsumbar

Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Nasional · 24 Jan 2023 16:29 WIB ·

Lisda Hendrajoni Tanggapi Kebijakan Pemerintah Hapus Program Bansos


 Lisda Hendrajoni tanggapi kebijakan Pemerintah hapus Program Bansos Perbesar

Lisda Hendrajoni tanggapi kebijakan Pemerintah hapus Program Bansos

Jakarta | Topsumbar – Adanya Kebijakan Sejumlah program Bantuan Sosial (Bansos) pada tahun 2023 bakal dihapus oleh pemerintah, seperti bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng, Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima serta Warung (BT-PKLW).

Hal tersebut ditanggapi anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, meminta pemerintah mempertimbangkan kebijakan tersebut dengan matang. Ia menilai kondisi perekonomian masyarakat belum terlalu pulih pasca pandemi covid 19, dan kenaikan harga BBM.

“Ya, kita minta terhadap pemerintah harus mempertimbangkan kebijakan tersebut dengan sangat matang, karena situasi ekonomi masyarakat masih belum cukup pulih. Tentu rakyat masih membutuhkan bantuan dari pemerintah, agar perputaran perekomian kembali berjalan dengan baik,” tanggapnya, Selasa (24/1).

Pemerintah beralasan bansos dihapus karena sudah tidak relevan lagi dengan permasalahan yang ada di tahun ini, seperti meredanya pandemi covid-19 hingga mulai turunnya harga jual minyak goreng di pasaran di negeri ini.

Lisda Hendrajoni menyebutkan dan berharap, situasi ekonomi yang berdampak pada sosial semakin kondusif sehingga masyarakat bisa kembali bergairah berusaha dan bekerja.

“Ya, Jika memang harus dihapuskan dengan alasan yang disampaikan diatas, tentu hal ini dapat dan bisa dipahami, namun penetapannya jangan terburu-buru sehingga masyarakat dapat menyesuaikan dan mempersiapkan diri. Karena dengan kondisi ini kita hanya bisa berharap situasi ekonomi semakin kondusif, sehingga masyarakat kembali bergairah dalam berusaha dan bekerja untuk pening ajaran ekonomi,” katanya.

Politisi asal Sumatera barat (Sumbar) tersebut juga mengusulkan agar pemerintah tetap tetap menyiapkan berbagai skenario bansos jika sesewaktu situasi emergensi kembali terjadi dalam perekonomian kita karena dunia masih dilanda ketidakpastian.

“Jika pun ada program bansos lagi betul-betul dipakai untuk hal-hal yang sangat penting dan menyasar kepada mereka yang benar-benar miskin. Serta program sosial untuk sektor kesehatan seperti vaksinasi covid-19 gratis tetap dilanjutkan,” tutupnya.(Re)

Hits: 14

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Persoalan Tapal Batas, Bupati Solok H. Epyardi Asda Kunjungi Kemendagri

18 Januari 2023 - 16:12 WIB

IMG 20230119 WA0001

Ketua Dewan Pers Gelar Jumpa Pers Perdana, Ini Penyampaiannya

17 Januari 2023 - 09:32 WIB

WhatsApp Image 2023 01 18 at 09.33.56

Gantikan Alm Prof Azyumardi Azra, Dr. Ninik Rahayu Perempuan Pertama Jadi Ketua Dewan Pers

14 Januari 2023 - 20:19 WIB

IMG 20230114 WA0095

Mennaker Ida Fauziyah Apresiasi Limapuluh Kota Komit Turunkan Pengangguran & Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja

11 Januari 2023 - 16:01 WIB

IMG 20230112 WA0007

Pengurus DPC PJS Batu Bara Saat Menyerahkan Dokumen Pendaftaran ke Kesbangpol Batu Bara

11 Januari 2023 - 15:04 WIB

WhatsApp Image 2023 01 11 at 14.55.29

Polri, KPU, Bawaslu, KPI, PWI dan Dewan Pers Bertemu, Bahas Pencegahan Berita Hoax Jelang Pemilu 2024

10 Januari 2023 - 20:34 WIB

IMG 20230110 WA0027
Trending di Nasional